Ini Hasil Program Sekolah Perempuan di Pangkep Dalam 3 Tahun
Khusus masalah-masalah yang dekat dengan perempuan seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG TUPABBIRING UTARA - Tim Pemantau Kabupaten Sekolah Perempuan catat hasil mereka selama 3 tahun sejak 2013 mengajari perempuan-perempuan pulau berkomunikasi dan bisa berpartisipasi dengan kegiatan pembangungan.
Tim pemantau kabupaten mencatat mereka sudah mengikuti Musrembang di tingkat desa dan kecamatan, berbicara juga dengan forum SKPD, menjadi penyambung lidah informasi di pulaunya masing-masing dan telah ikut serta dalam acara-acara pembangunan desa.
Hasil lain dari program sekolah perempuan ini, khusus masalah-masalah yang dekat dengan perempuan seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu sudah mereka pahami dan memberikan pemahaman kepada suami. Mereka memperjuangkan kesetaraan jender.
"Selain itu, perempuan-perempuan di Kepulauan Liukang Tupabbiring Utara yang tersebar di 4 desa dengan jumlah 480 orang ini bahkan pada tahun 2015 sudah ada yang mendapatkan bantuan mesin katingting untuk mencari ikan juga di laut," Kata Pemantau Kabupaten Sekolah Perempuan, Ilham.
" Hasil lain dari sekolah perempuan ini di Pulau Sabangko, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara itu bahkan sudah ada yang menjadi Ketua RT menggeser posisi lelaki yang kebanyakan harus dipimpin lelaki," Ujar Ilham, Jum'at (18/3/2016) di Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pemantau-kabupaten-program-sekolah-perempuan-ilham_20160318_202811.jpg)