Jajak Pendapat Tribun Timur
80 % Tweeps Tak Setuju Pemkot Makassar Buat Kantong Sampah Antitikus Rp 7,7 Miliar
Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membuat 2 juta kantong sampah antitikus.
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membuat 2 juta kantong sampah antitikus.
Kantong sampah organik dan anorganik ini menghabiskan dana senilai Rp 7,7 miliar dari APBD tahun anggaran 2015.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, kantong tersebut diperuntukkan bagi rumah tangga mampu dan kurang mampu.
Secara bertahap, mulai dibagikan secara gratis, termasuk kepada warga yang mampu.
Warga dapat menggunakan kantong warna putih tersebut selama beberapa kali karena tahan lama.
Setelah itu, jika ingin membutuhkan kantong lagi karena rusak atau hilang, warga diminta membeli, namun hanya bagi yang mampu.
Nantinya, kantong akan dijual di kedai dan toko yang bekerja sama dengan pemerintah kota.
Wali kota mengaku merasa bangga atas penyediaan kantong sampah bagi warganya sebab ini diangap sebagai inovasi.
Pada lain sisi, tweeps menganggap itu hanya sebagai pemborosan uang rakyat.
Tribun-Timur.com melakukan poling melalui Twitter pada akun @tribuntimur, selama 24 jam.
Kami melakukan pemungutan suara mulai Rabu (16/3/2016) pukul 22.28 Wita hingga Kamis (17/3/2016) pukul 22.27 Wita.
Tweeps diminta pendapatnya soal soal kantong sampah Rp 7,7 miliar tersebut.
“Pendapat Anda, Pemkot Makassar Buat 2 Juta Kantong Sampah Senilai Rp 7,7 M,” demikian pertannyaannya.
Pilihan jawaban ada empat, yakni: setuju, bermanfaat; tidak setuju, boros; warga harus beli sendiri; dan tidak masalah.
Pada jajak pendapat menggunakan layanan Twitter Poll tersebut, sebanyak 65 akun (tweeps) menggunakan suaranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kantong-sampah_20160313_174736.jpg)