Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Anggota TNI, Polisi, dan Perbakin Bidik Buaya di Sungai Unyi Bone

Ratusan warga memadati kawasan ini.

Penulis: Justang Muhammad | Editor: Ilham Mangenre
Anggota TNI, Polisi, dan Perbakin Bidik Buaya di Sungai Unyi Bone - tim-pemburu-buaya-dua-boccoe_20160225_135805.jpg
justang/tribunbone.com
Bantaran Sungai Unyi di Dusun Polejiwa, Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, jadi lokasi pusat perburuan hewan reptil buaya, Kamis (25/2/2016) siang.
Anggota TNI, Polisi, dan Perbakin Bidik Buaya di Sungai Unyi Bone - tembak-buaya_20160225_140209.jpg
justang/tribunbone.com
Bantaran Sungai Unyi di Dusun Polejiwa, Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, jadi lokasi pusat perburuan hewan reptil buaya, Kamis (25/2/2016) siang.
Anggota TNI, Polisi, dan Perbakin Bidik Buaya di Sungai Unyi Bone - buaya-dua-boccoe_20160225_091422.jpg
justang/tribunbone.com
Buaya muncul di permukaan Sungai Unyi (Salo Unyi) Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone, Kamis (25/2/2016) pagi

TRIBUNBONE.COM, DUA BOCCOE- Bantaran Sungai Unyi di Dusun Polejiwa, Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, jadi lokasi pusat perburuan hewan reptil buaya, Kamis (25/2/2016) siang.

Ratusan warga memadati kawasan ini.

Mereka menyaksikan tim pemburu membidik buaya di sungai yang dikenal sarang buaya, tersebut.

Tim pemburu tergabung dari anggota TNI, anggota Polsek Dua Boccoe, dan anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Bone

Ada pawang buaya bersama tim ini.

Perburuan ini dipimpin Andi Muslam, camat Dua Boccoe.

"Tolong jangan ada yang melewati garis polisi, siapa tahu ada peluru nyasar atau kita jangan sampai jatuh di sungai," kata Andi Muslam menggunakan pengeras suara, mengimbau warga.

Hingga berita ini ditulis, belum ada buaya yang ditembak dan ditangkap.

Perburuan ini adalah sesi kedua setelah kemarin.

“Kemarin kami sudah penyisiran di sepanjang sungai Unyi bersama masyarakat untuk menentukan titik keberadaan buaya,” kata Irwan Idrus, koordinator "pemburu buaya" Dua Boccoe.

Pagi tadi, buaya sempat muncul ke permukaan namun menghilang kemudian.

“Buayanya hari ini muncul setelah dipancing itik," kata Iwan sapaan Irwan Idrus.

Iwan menyampaikan, warga sekitar resah sehingga harus berburu buaya penghuni Salo Unyi (Sungai Unyi).

Jangankan hewan ternak sering menghilang, pekan lalu, warga Pakkasalo, Bani (60), tewas di sungai ini dan warga menduga kuat: buaya pelakunya.

“Banyak ternak yang menurut warga dimakan buaya, paling parah, Bani kasihan, meninggal, itulah warga turun,” ujar Iwan, pria asal Kecamatan Cenrana Bone itu.

Baca juga: Pemkab Bone Santuni Keluarga Korban Tewas Diterkam Buaya

Jasad Bani ditemukan tak utuh, tinggal separuh dari sungai tersebut.

Bukan hanya Bani, setahun yang lalu, warga sekitar bernama Singring ditemukan tewas di Sungai Unyi dengan kondisi tubuh nyaris serupa sisa jasad Bani. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved