Citizen Report
Sri Rahmi Harapkan Wali Kota Makassar Perhatikan Cara Warga ini dalam Kelola Sampahnya
Saya berharap agar teman-teman dari Rumah Zakat terus melakukan edukasi ini.
Sri Rahmi
Anggota DPRD Sulawesi Selatan
Melaporkan dari Makassar
GUNA mengurangi tumpukan sampah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, warga dibina dalam mengelola sampah rumah tangganya.
Lembaga amil zakt, infaq, dan sedekah, Rumah Zakat pun membentuk Bank Sampah bagi warga Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar.
Saat peluncuran, Selasa (16/2/2016), saya sebagai anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Brand Manager Rumah Zakat, dan perwakilan Pemerintah Kota Makassar, hadir.
Saya mengapresiasi warga yang care terhadap sampah, juga kepada teman-teman dari Rumah Zakat yang dengan sabar melakukan pendampingan pada warga dalam mengelola sampahnya.
Saya tahu, ini pekerjaan yang tantangannya luar biasa, melakukan edukasi kepada warga dalam penyikapan terhadap sampah rumahtangga.
Saya berharap agar teman-teman dari Rumah Zakat terus melakukan edukasi ini.
Peluncuran dirangkaikan dengan panen perdana tanaman hidroponik di tempat itu.
Melalui adanya kegiatan positif warga Rappokalling, saya berharap penanaman tanaman hidroponik dan Bank Sampah Sikamaseang menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lainnya.
Sekiranya setiap kelurahan mempunyai program seperti ini, maka obsesi dari Wali Kota Makassar untuk menjadikan Makassar dua kali tambah baik akan cepat terwujud.
Semoga satu RW dalam satu kelurahan mempunyai program pemberdayaan seperti yang dilakukan oleh warga RW 3 ini.
Ini sangat signifikan untuk penguatan ekonomi warga.
Warga bisa menyediakan sendiri kebutuhan dapurnya, ini jelas sebuah penghematan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sri-rahmi-rumah-zakat_20160216_201612.jpg)