HMI Maktim Kecam Penutupan Jalan Saat Pelantikan Bupati
Maka dari itu HMI Cabang Makassar Timur mengecam keras apa bila acara tersebut dilaksanakan dengan menutup jalan
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makassar Timur (Maktim) mengecam sikap dan langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang akan melakukan penutupan jalan di Jl Urip Sumoharjo depan Kantor Gubernur Sulsel saat pelantikan 10 bupati terpilih, Rabu (17/2/2016).
Hal tersebut ditegaskan Firman Kurniawan Said selaku ketua Bidang Penelitian Pengembangan dan Pembinaan Anggota HMI Cabang Makassar Timur (Maktim), selasa (16/2/2016) di Makassar. Dia beranggapan bahwa Rencana dengan menutup full badan jalan Urip Sama Hal nya Mengambil Hak Publik.
"Jalan raya adalah fasilitas umum, bukan milik pejabat, juga keliru kalau dari pihak pelaksana dalam hal ini panitia menganggap bahwa agenda tersebut adalah untuk kepentingan warga Kota makassar," tegas Firman.
Hal yang sama juga dikatakan, Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur Tri Febriyanto Yang akrab di sapa Buyung. Diakatakannya, Pemerintah Provinsi sul-sel selaku penanggung jawab acara, di nilai tidak objektif mengawal konsep dan teknis acara, karena lagi lagi ini di anggap sangat merugikan warga kota makassar.
Selanjutnya, tidak ada kaitannya pelantikan sang sifat nya seremonial dengan aktivitas warga Kota Makassar, pilihan ini bukan untuk kepentingan bersama, dan sama sekali tidak menjamin kesejahtraan rakyat, khususnya di Kota Makassar.
"Maka dari itu HMI Cabang Makassar Timur mengecam keras apa bila acara tersebut dilaksanakan dengan menutup jalan," katanya.(*/tribun-timur.com)