Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Murid SD Bangkalaloe Jeneponto Bertaruh Nyawa di Sungai, Sekolah Kolong Rumah

Hari-hari sekolah, puluhan murid SD menyeberangi Sungai Bangkalaloe menuju dan pulang sekolah.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ilham Mangenre
Murid SD Bangkalaloe Jeneponto Bertaruh Nyawa di Sungai, Sekolah Kolong Rumah - seberangi-sungai-sd-joko_20160210_142745.jpg
muslimin emba/tribunjeneponto
Murid-murid sekolah dasar (SD) menyeberangi sungai menuju sekolah di Dusun Joko, Desa Bangkalaloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Rabu (10/2/2016).
Murid SD Bangkalaloe Jeneponto Bertaruh Nyawa di Sungai, Sekolah Kolong Rumah - sd-joko-nyeberang-sungai_20160210_142938.jpg
muslimin emba/tribunjeneponto
Murid-murid sekolah dasar (SD) menyeberangi sungai menuju sekolah di Dusun Joko, Desa Bangkalaloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Rabu (10/2/2016).
Murid SD Bangkalaloe Jeneponto Bertaruh Nyawa di Sungai, Sekolah Kolong Rumah - murid-sd-joko-menyeberang-sungai_20160210_143120.jpg
muslimin emba/tribunjeneponto
Murid-murid sekolah dasar (SD)belajar di kolong rumah warga,Dusun Joko, Desa Bangkalaloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Rabu (10/2/2016).
Murid SD Bangkalaloe Jeneponto Bertaruh Nyawa di Sungai, Sekolah Kolong Rumah - murid-sd-joko-menyeberang-sungai-2_20160210_142611.jpg
muslimin emba/tribunjeneponto
Murid-murid sekolah dasar (SD)belajar di kolong rumah warga,Dusun Joko, Desa Bangkalaloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Rabu (10/2/2016).

TRIBUNJENEPONTO.COM, BONTORAMBA- Sekolah di kolong rumah. Datang dan pulang sekolah pun harus bertaruh maut di sungai.

Lengkaplah “derita” murid-murid sekolah dasar (SD) di Dusun Joko, Desa Bangkalaloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

Hari-hari sekolah, puluhan murid SD menyeberangi Sungai Bangkalaloe menuju dan pulang sekolah.

Tidak ada jembatan penyeberang buat mereka.

Baca juga: Lihat, Nasib Murid SD di Jeneponto, Sekolah di Kolong Rumah

Menyeberang dari kampung Marayu, tempat tinggal murid-murid, menuju Dusu Joko.

Kampung Merayu dihuni 70-an kepala keluarga (KK).

Anak-anak mereka inilah yang menuntut ilmu di SD Dusun Joko yang dikenal SD Joko.

“Terpaksa tidak sekolah kak kalau air sungai naik, bisa hanyut kak,” kata Aril (11), siswa SD Joko saat dihampiri tribunjeneponto.com di tepi sungai tersebut, Rabu (10/2/2016).

Aril bersama 30-an murid temannya, ketika siap-siap menyeberangi Sungai Bangkalaloe menuju Merayu, pulang sekolah.

Sejak kapan murid-murid SD asal Merayu begini?

“Dari dulu, sejak 2012, tidak ada jembatan,” kata Kepala Sekolah SD Dusun Joko Nuriah.

Baca juga: Beginilah Murid-murid SD Biring Je'ne, Tantang Maut Demi Sekolah

Kolong Rumah

Lolos dari Sungai, ya, masuk sekolah di kolong rumah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved