Pangkep Galakkan Program Swasembada Sayur
Selama ini Pangkep masih ‘impor’ sayuran dan bawang merah dari Pasar Terong.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Pemerintah Kabupaten Pangkep menggalakkan program swasembada sayur.
Caranya dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) lokal.
Tujuannya, agar Pangkep tak lagi ‘impor’ sayur dari Pasar Terong, Makassar.
Mewujudkan program ini, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Pangkep membina 51 kelompok wanita tani di dua kecamatan daerah dataran tinggi, yakni Kecamatan Balocci dan Kecamatan Tondong Tallasa, dengan potensi areal usaha tani sayuran sekitar 715 hektar dan pengembangan sayuran pada dataran rendah 14.548 hektar.
"Kita punya kelompok wanita tani terdiri dari 18 kelompok sayuran, 16 kelompok bawang merah, dan 9 kelompok kegiatan pekarangan yang tersebar di kecamatan sentra pengembangan sayuran," jelas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Pangkep, Hj Sriwaty, Senin (8/2/2016).
Dia menjelaskan, selama ini Pangkep masih ‘impor’ sayuran dan bawang merah dari Pasar Terong.
“Kedepannya, Pangkep akan memproduksi sendiri karena sumber daya alam mendukung,” kata Sriwaty kepada tribunpangkep.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-tanaman-pangan-dan-peternakan-kabupaten-pangkep-hj-sriwaty_20160208_215214.jpg)