DBD Mengganas di Sulsel
Kadis Kesehatan Sinjai Minta Kesadaran Warga Lakukan 3 M
ada Kamis (4/2/2016) kemarin salah seorang bocah meninggal dunia karena DBD.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Pihak Dinas Kesehatan Sinjai, Sulawesi Selatan meminta warga untuk melakukan kesadaran penuh terhadap menyebarnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Tujuannya agar tidak ada lagi korban jiwa.
Pada Kamis (4/2/2016) kemarin salah seorang bocah meninggal dunia karena DBD. Bocah tersebut bernama Sahra Azizah Rasyid (6) Jalan Barukang, Kecamatan Sinjai Utara.
"Kita minta kesadaran penuh agar melakukan upaya Membasmi, Menguras dan Mengubur tempat berkembangnya jentik nyamuk DBD," kata Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Andi Suriyanto Asapa, Jumat (5/2/2016)
Pihak Dinas Kesehatan setempat saat ini aktif turun ke warga membagikan abate pencegah berkembangnya jentik nyamuk selain itu juga dilakukan fogging ke daerah yang terdapat suspect penderita DBD.
Tetapi hal tersebut merupakan langkah terakhir dan lebih utama adalah melakukan 3 M tersebut. Pihak Pemerintah Kabupaten Sinjai belum menetapkan daerah tersebut sebagai daerah kejadian luar biasa, kata Suriyanto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rsud-sinjai_20160205_172130.jpg)