Di Pasar Tolo, Kuda Seharga Motor Bekas
Mengonsumsi daging kuda, konon dapat meningkatkan vitalitas pria di ranjang.
Penulis: Imam Wahyudi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNJENEPONTO.COM, TOLO - Pasar Kuda Tolo di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, bisa dikatakan lokasi jual beli kuda terbesar di Sulsel.
Pembelinya, datang dari berbagai daerah di Sulsel.
Di pasar ini, ratusan hingga ribuan kuda dari berbagai pelosok desa, didatangkan untuk diperjualbelikan.
Pasar Kuda Tolo dibuka setiap hari Selasa dan Sabtu, mulai pukul 06.00-15.00 wita.
Harga kuda di Pasar Tolo lebih murah, Rp 6 juta - Rp 7 juta per ekor, dan masih bisa ditawar.
Kabupaten Jeneponto sejak dulu memang dikenal dengan ternak kuda, bahkan sejak masa Kerajaan Gowa.
Di kerajaan itu ada ribuan anggota pasukan berkuda yang berbasis di Jeneponto.
"Memang hampir setiap kepala keluarga di sini pelihara kuda," ujar Karaeng Lago, salah seorang tokoh pemuda setempat.
Bagi pedagang kuda, hewan itu laris seiring dengan semakin tingginya harga daging sapi di pasaran.
Umumnya, yang membeli juga merupakan pengusaha warung coto kuda atau konro.
Mengonsumsi daging kuda, konon dapat meningkatkan vitalitas pria di ranjang.
Karena itu, daging kuda tidak disarankan dikonsumsi oleh anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pacuan-kuda-jeneponto_20160117_204122.jpg)