CITIZEN REPORTER
Pimpinan Ponpes DDI Al-Mukhlisin Paria Bawakan Hikmah Maulid di Siwa
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Muhajirin Mattugengkeng, Siwa, Wajo
Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM -Masjid Al-Muhajirin Mattugengkeng, Siwa, Wajo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (7/1/2016). Pimpinan Pondok Pesantren DDI Al-Mukhlisin Paria, Subairi MPd I bertindak selaku pembawa hikmah maulid.
Pada kesempatan itu menyampaiakan bahwa Nabi muhammad SAW diutus, di dunia ini dengan militansi dan integritasnya menjadi desainer dan aktor peradaban dunia. Rasulullah tidak hanya mengajar tauhid mengesakan Allah SWT, tetapi juga mengajarkan tauhid sosial.
Dalam rilis Humas MTs DDI Paria ke Tribun, Subairi juga menyampaikan salah satu hadis tentang keistimewaan Rasulullah, yang sebutkan di dalam kitab Shahih Bukhari, yang diriwayatkan oleh seorang sahabat Nabi yang bernama Jabir Bin Abdullah yang intinya, Rasulullah diberikan pertolongan dengan rasa takut yang dicampakkan oleh Allah ke dalam hati orang kafir atau musuh Rasulullah. Sehingga mereka merasa ngeri dan tidak berani melawan pasukan Rasullullah SAW, bumi dijadikan untuk Rasullullah sebagai masjid atau tempat beribah dan alat untuk bersuci.
Berbeda dengan ummat sebelum nabi mereka harus beribadah, ditempat khusus yang bernama Shawaamik, dihalalkan buat Rasulullah harta Rampasan Perang, diberikan syafaat dan Rasulullah diutus untuk seluruh ummat manusia diakhir zaman.
Diakhir ceramahnya ustad Subairi, menyebutkan tanda cinta kepada Rasullah SAW diantaranya, banyak menyebutnya, menjadi budaknya, dan menjadi tawanannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ddi-paria_20160108_112933.jpg)