Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bosowa School Goes to UK

VIDEO: Selain Coffee Break, Ada Juga Solat Break di Cambridge

Di otoritas pemerintah kota, Cambridge City Council, masjid ini dicatat dengan nama resmi Cambridge Muslim Walfare Society.

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Ina Maharani

CAMBRIDGE, TRIBUN -- Sekitar 300 meter dari Language Studies International (LSI) Cambridge, di 41st Tenison Road, City Center, ada pusat dakwah komunitas Muslim.

Lokasi tepatnya di 1A Mawson Road, Cambridge.

Sejak hari perdana belajar, 62 siswa dapat izin khusus dari pengelola lembaga pendidikan bahasa tertua di London itu, untuk menunaikan salat jamaah di masjid, yang sepintas bangunannya tak ubahnya rumah atau apartemen umum di kota pelajar di Timur London.

"Kami berikan kesempatan bagi siswa untuk shalat 15 menit, apa itu cukup," kata Phill, General Manager di LSI Cambridge.

Phill yang juga School Director ini mengistilahkannya Praying Break.
Dalam sejarah jam pelajaran di LSI Cambridge, hanya ada dua break atau waktu istirahat.

Satu untuk coffee break,15 menit. Break kedua untuk Lunch. Lamanya 1 jam.

Ini agak berbeda. Inilah kali pertama pihak LSI menerima rombongan pelajar siswa level SMP dan SMA dari Indonesia sekaligus, dalam jumlah besar.

"Biasanya maksimum hanya 5, kali ini 62 orang, dan paketnya belajar sambil field study dan homestay," kata Phill mengkonfirmasikan program terobosan mereka untuk Bosowa School.

Di LSI, siswa yang belajar bahasa Inggris dari banyak negara. Pekan ketiga November ini, siswa dari Asia Timur, semenanjung Arab, Italia dan Belanda mendominasi.

Dalam catatan Tribun, pekan ini, setidaknya ada 10 siswa level intermediate yang juga kerap menunaikan solat berjamaah di masjid yang sudah berusia 31 tahun itu.

Di papan namanya tak ada tulisan Masjid atau Mosque. Di tembok depan sebuah banner konstruksi beton, tertulis "Abubakar Siddiq Islamic Center".

Di otoritas pemerintah kota, Cambridge City Council, masjid ini dicatat dengan nama resmi Cambridge Muslim Walfare Society.

Kegiatan di masjid ini, bukan sekadar salat jamaah lima waktu, khutbah jumat, atau hari raya besar Islam lainnya.

Kegiatan sosialnya seperti dakwah, pendidikan baca tulis Quran, dan aktivitas penggerak ekonomi skala UKM untuk komunitas Muslim di Cambridgeshire.

Bahkan beberapa kegiatannya, terintegrasi dengan aktivitas resmi di Cambridge University.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved