Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dosen Unhas: Nilai Kearifan Lokal Sulsel Dapat Ciptakan Perdamaian

Disampaikan dalam acara Talkshow Perdamaian yang digelar Yayasan KITA di Gedung Ipteks Unhas

Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ANITA K WARDANA
Yayasan KITA Bhineka Tunggal Ika bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin (Unhas), mengadakan Talkshow Perdamaian di Gedung Ipteks Unhas, Rabu (28/10/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita dan Nurul Adha Islamiyah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Nilai-nilai kearifan lokal di Sulawesi Selatan dinilai dapat menciptakan perdamaian. Nilai-nilai tersebut, yaitu kejujuran, keterbukaan, dan keberanian dalam penegakan kebenaran.

Demikian disampaikan dosen Sosiologi Unhas, Dr Suparman dalam acara Talkshow Perdamaian yang digelar Yayasan KITA di Gedung Ipteks Unhas, Rabu (28/10/2015).

"Konflik yang dapat mengganggu perdamaian bisa muncul dari berbagai faktor, seperti identitas kebangaaan, ekonomi, sumber daya alam, politik maupun posisi strategis sebuah kelompok,"katanya.

Ishak Ngeljaratan menambahkan, selain prinsip masyarakat Sulsel tersebut, nilai keagamaan juga dapat menjadi perekat untuk menghindari konflik, meskipun manusia hidup dalam berbagai perbedaan.

"Kesenian dan bahasa dapat dipelihara untuk memperindah keberagaman dan pluralisme untuk mewujudka ke-kita-an dalam kehidupan bersama,"tambahnya.

Sementara itu, Dr Lambang Trijono menyampaikan, terjadinya konflik dapat disebabkan oleh adanya perbedaan pemikiran. Untuk itu, diperlukan upaya untuk menciptakan jembatan sosial agar perbedaan tidak menjadi akar konflik.

"Adapun salah satu bentuk resolusi konflik adalah menciptakan jembatan sosial dan aksi kemanusiaan,"kata dosen Fisip UGM ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved