Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rosmini Sempat Mau Minta Perlindungan Hukum

Dia berhasil merekrut dan mengirim tiga orang ke Malaysia.

Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Kepala cabang perusahaan penyalur TKI asal Maros ke Malaysia, PT Aspis Langgeng Abadi, Rosmini menyerahkan diri ke Polres Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS -Kepala cabang perusahaan penyalur TKI asal Maros ke Malsysia, PT Aspis Langgeng Abadi, Rosmini saat diintrogasi penyidik, mengaku baru menjalankan bisnis TKW sejak tahun 2014 lalu. Dia berhasil merekrut dan mengirim tiga orang ke Malaysia.

Saat ini, tinggal dua orang yang tinggal di Malaysia, yakni Suryani dan Faleri. Pelaku mengaku tak pernah lagi berkomunikasi dengan kedua TKW tersebut.

"Saya tidak tahu lagi bagaimana yang dua orang itu. Saya tidak pernah lagi komunikasi. Saya tidak tahu berapa nomor teleponnya," katanya, Senin (19/10/2015).

Sejak peristiwa tersebut, Rosmini tak pernah lagi berkomunikasi dengan pimpinan pusat perusahaan PT Aspis di Jakarta, Rita. Jika dihubungi, suami Rita yang menjawab telepon Rosmini.

Rosmini mengaku baru mengenal Rita satu tahun terakhir. Awalnya keduanya saling kenal saat Rosmini ke Jakarta, kemudian dia bertemu dengan Rita di terminal Rambutan.

Saat itu, Rita mengajak Rosmini bermalam di rumahnya. Kemudian besok harinya, Rosmini dibawa ke kantor pusat PT Aspis oleh Rita. Saat itulah, Rosmini diiming-imingi penghasilan memuaskan jika menjalankan bisnis merekrut TKW.

"Karena saya tergiur dengan penghasilan jutaan rupiah perbulan, saya setuju untuk menjadi ketua cabang di Maros dan saya merekrut," kata Rosmini.

Soal penyerahan dirinya ke Mapolres, Rosmini mengaku hanya ingin meminta perlindungan hukum. Korban Alce beberapa kali mengancamnya saat dia berada Malaysia.

"Sering, banyak orang di depan rumah, hari Jumat lalu, saya kira ini-mi orang yang datang. Saya lewat belakang dan lompat pagar. Saya tidak tahu kalau ada peristiwa begini. Ternyata di depan rumah itu adalah polisi," ujarnya.

Saat itu, Rosmini berlari ke rumah tetangganya, dan berencana melapor ke Polres karena sudah diancam korban. Namun saat melapor dia langsung ditahan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved