Korban Flyover Makassar
Mengharukan, Ternyata Gadis Cantik Sartika Ini Sibuk Tiap Pulang Kerja
"Pergimi anakku kasian," ucap Hj Nia lagi dengan suara parau, air matanya berlinang.
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Ilham Mangenre

Sartika Windiguna (facebook)
"Dia anaknya sangat baik kodong (kasihan). Itu kecelakaan sementara jalan mi pulang dari tempat kerjanya," kata kakak kandung almarhumah, Rini, saat melihat adiknya terbujur kaku di UGD RS Islam Ibnu Sina, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, malam tadi.
"Adik kerja itu kasihan, dia tidak mau merepotkan orang tua, dia bantu orang tua," ucap Rini lagi sembari terisak, matanya berair.
Sartika juga dikenal sebagai anak taat beribadah,"Suka bantu sesama, rajinki juga ibadah," kata Rini, lagi-lagi berburai air mata.
Ibu Sartika, Hajjah Nia, beberapa kali pingsan menyaksikan putri bungsunya terbujur kaku di ruang UGD.
Sartika adalah anak terakhir dari lima bersaudara.
Dia lulusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YAPMI Kota Makasaar.
"Anakku kodong ini pendiam sekali, tapi kuat kerja,” kata Hj Nia mengenang putrinya itu di rumah duka.

Jenazah Sartika di rumah duka. (Fritz Matic)
Jatuh Terlempar
Sartika jatuh dari jembatan layang, Flyover, Jl Urip Sumoharjo-Jl AP Pettarani-Tol, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/9/2015) sore.
Karyawati satu toko di Jl Sulawesi Makassar itu jatuh setelah sepeda motor yang ia kendarai menabrak tembok pembatas flyover.
Ketika itu, Sartika dibonceng oleh temannya bernama Nining Pratiwi. Karyawati ini baru saja pulang dari tempat kerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sartika-dan-lokasi-maut_20150903_110602.jpg)