Kemarau Landa Sulsel
Ribuan Hektar Sawah di Soppeng Kering
Juga disebabkan tidak adanya air irigasi yang selama ini diharapkan mengaliri sawah petani.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, WATANSOPPENG -- Ribuan hektar tanaman padi terancam gagal panen di delapan kecamatan di Kabupaten Soppeng.
Penyebabnya, selain karena musim kemarau, juga disebabkan tidak adanya air irigasi yang selama ini diharapkan mengaliri sawah petani.
Sawah petani kering dan padi mati alias fuso karena tak mendapatkan air yang cukup. Petani pun mengaku merugi hingga ratusan juta.
Kadis Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Soppeng, Yuliana mengatakan, sekitar 5.000 hektar lahan persawahan di "Bumi Latemmamala" julukan Kabupaten Soppeng mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.
"Kurang lebih 5.000 hektar terancam gagal," kata Yuliana, Rabu (12/8/2015).
Yuliana menambahkan, mengantisipasi hal itu, maka dirinya bersama dinas terkait mengupayakan mencari solusi agar tanaman padi 5.000 hektar itu bisa diselamatkan.
"Upayanya adalah mencari sumber air untuk dipompa agar sawa kering bisa dialiri air," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sawah-soppeng3_20150806_214849.jpg)