Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Arifin Tenggelam Saat Lomba Renang di Danau Tanralili

Jenazah mahasiswa dari Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM ini, ditemukan sekira pukul 10.20 wita, sudah mengambang.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
FACEBOOK.COM/ARIFIN IRWANSYAH
Arifin Irwasyah 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Arifin Irwansyah (21), ditemukan setelah tenggelam lebih kurang 24 jam di Danau Tanralili, kawasan hutan Gunung Bawakaraeng, Gowa, Minggu (2/8/2015).

Jenazah mahasiswa dari Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM ini, ditemukan sekira pukul 10.20 wita, sudah mengambang.

Rekan korban dari KPA Mapatala Takalar beserta tim SAR UNM dan lainnya pun mengevaluasi jenazah hingga ke Desa Lengkese, Kecamatan, Gowa.

Dari informasi seorang saksi mata, Addank, yang menyaksikan kronologis kejadian tenggelamnya korban, menceritakan, sebelum tenggelam, alm berlomba renang menyeberang danau dengan tiga temannya.

Ketika hampir di pertengahan danau, tiba-tiba korban diduga mengalami keram kaki. Dan langsung berteriak minta tolong.

"Dia berteriak minta tolong dalam bahasa daerah. Alea kodong...alea. ...tapi teman yang berenang dibelakangnya kiranya main - main," katanya.

Namun saat korban sudah tenggelam kemudian muncul ke permukaan lagi, teman dan para pendaki lain yang berada dip inggir danau langsung membantu.

"Ini temannya yang coba menolong pertama sempat ditarik juga. Terlepas kemudian tidak muncul lagi,".

Hanya kurang lebih dua menit, tubuh korban tidak kembali muncul.

Menurut Addank, yang sudah sering mendaki di Danau Tanralili, dasar danau berisikan pohon bekas longsoran Gunung Bawakaraeng.

Jenazah korban pun lalu dipulangkan ke rumah duka di Desa Bontolebang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Takalar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved