Jenazah Abdi Firman Thaha Akan Dimakamkan di Toraja Utara
Abdi Firman Thaha (22) tewas setelah dibusur di bagian punggungnya di flyover Makassar.
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP - Alumni Universitas Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar, Abdi Firman Thaha (22) tewas setelah dibusur di bagian punggungnya di flyover Makassar. Rencananya jenazah korban akan didimakamkan di Toraja Utara.
Jenazah disemayamkan di rumahnya di kompleks perumahan Telkomas di Jl STO III nomor 28 Makassar. Rabu (21/7/2015) besok jenazah kemudian dibawa ke rumahnya di Jl Palm Merah, nomor 3, Bontoa Kecamatan Minasatene Pangkep.
Seorang tetangga korban, Yohanis Bulu (52) mengatakan, saat ini pihak keluarga lagi berada di Makassar. Kondisi rumah orangtua korban Yelus Petana (58) Martina (50) sepi.
"Malam ini jenazah Firman bermalam di Telkomas. Besok baru dibawa kesini. Semua keluarga sudah ke Makassar semua. Tetangga hanya menunggu di sini saja," kata Yohanis.
Yohanis belum mengetahui secara pasti, apakah jenazah korban dimakamkan di Pangkep atau di Sandang, Balusu Toraja Utara.
Korban baru saja menyelesaikan studinya di bangku perkuliahan UKI Paulus. Dia kemudian telah melamar pekerjaan di salah satu perusahaan di Soroako.
Di lingkungan keluarga, anak kedua dari enam bersaudara itu dikenal dengan sosok yang mudah bergaul. Sering berkumpul dan berbicara dengan tetangga. Korban terus menjalin silaturahmi dengan warga.
Firman ditemukan tergeletak di flyover sekitar pukul 03.30 Wita. Saat itu korban masih sekarat. Warga yang menemukan korban kemudian mengantarnya ke RS Ibnu Sina Jl Urip Sumoharjo Makassar.
Pada saat dilakukan tindakan medis, korban tidak sadarkan diri dan kondisi dalam keadaan sesak napas.
Dokter menemukan anak panah atau busur yang menancap di bagian punggung belakang sebelah kiri. Sekitar pukul 5.10 wita korban meningggal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abdi-firman-i_20150721_165458.jpg)