Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berikut Cara Mencegah Kanker Menggunakan Daun Singkong

Daun singkong harganya murah tapi manfaatnya banyak

Editor: Edi Sumardi
INTERNET
Daun singkong 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kanker adalah ‘titik’ dari suatu proses multistep, melibatkan sederetan peristiwa yang terjadi lebih dari suatu periode tahun atau dekade.

Terdiri atas sel ganas – merupakan the outlaw cell karena tumbuh tidak teratur, melanggar semua kaidah normal, tidak peduli akan kontrol dalam perbanyakan, dan menggunakan agendanya sendiri.

Selain sebab genetik serta virus, radikal bebas dan proses oksidatif berperan baik pada inisiasi maupun stimulasi karsinogenesis. Saat ini + 100 jenis kanker telah dapat dideteksi.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) melaporkan, dalam dekade terakhir, penyakit ini telah merenggut 9 juta nyawa manusia di seluruh dunia, di mana 2/3 di antaranya berasal dari negara yang sedang berkembang.

Di Indonesia sendiri angka penderitanya diperkirakan sudah mencapai 100 per 100.000 penduduk.

Karoten dan Vitamin C

Meski hanya sebagai antioksidan sekunder (berfungsi menangkap radikal bebas dan menghalangi terjadinya reaksi berantai), karoten dapat diandalkan untuk mencegah kanker.

Unsur ini memiliki kemampuan menstabilisaskan radikal bebas peroksida di dalam struktur alkil terkonjugasinya, hingga tidak berdampak negatif bagi tubuh.

Sejumlah studi observasi pada manusia memperlihatkan, asupan makanan tinggi karoten berhubungan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronik di antaranya kanker (terutama kanker paru-paru, kanker perut, kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker faring, dan kanker laring).

Unsur lain yang juga bisa dijagokan adalah vitamin C.

Beberapa penelitian epidemiologi menemukan suatu korelasi antara konsumsi vitamin C yang rendah dengan peningkatan risiko kanker, terutama kanker esofagus, kanker mulut, kanker pankreas dan kanker perut.

Selain lewat jalur inhibisi oksidasi DNA dan peningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi dan virus, mekanisme yang bisa dilakukannya dalam pencegahan kanker yaitu melalui cara kemoproteksi bagi senyawa mutagenik seperti nitrosamine.

Di samping itu, vitamin ini pun mampu bertindak sebagai koantioksidan dengan meregenerasi tokoferol dari bentuk radikalnya. Hasil penelitian in vitro mendapatkan, tokoferol dapat bekerja sebagai prooksidan jika tidak ada koantioksidan seperti vitamin C.

Daun singkong memiliki dua unsur tersebut. Dalam 100 gr bahan segar, kandungan karotennya adalah 30.685 gr (Dirjen Binkesmas, 2000), sedangkan vitamin C-nya 275 mg (PERSAGI, 2005).

Ini berarti, cukup dengan mengonsumsi 100 gr daun singkong segar setiap hari anda akan terhindar dari beberapa jenis kanker seperti yang telah disebutkan.

Halaman 1/2
Tags
tips
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved