Peringatan! Begini Bahayanya Jika Sering Gonta-ganti Pacar
Hanya dalam hitungan jam, bakteri dapat dengan mudahnya sampai ke kelenjar getah bening dan menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah.
Pada tahap ini, jika orang yang terinfeksi berhubungan seksual dengan orang lain, penularan akan sangat mudah terjadi. Luka ini dapat bertahan selama 1-2 bulan.
Namun, pada akhirnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.

Fase sekunder
Pada fase sekunder, penderita akan mengalami ruam merah yang biasanya muncul pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang mungkin muncul adalah demam, penurunan nafsu makan, radang tenggorokan dan tumbuhnya kutil kelamin.
Fase ini bisa bertahan selama satu hingga tiga bulan.

Fase laten
Fase ini adalah fase di mana penderita ‘seolah-olah’ sudah sembuh dari fase sekunder. Masa laten ini bisa bertahan sekitar dua tahun sebelum kemudian lanjut ke masa yang lebih berbahaya.

Fase tersier
Pada tahap ini, infeksi bisa memberi efek yang serius pada tubuh. Jika tidak diobati dengan tepat, infeksi dapat menimbulkan berbagai akibat fatal seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi dan bahkan kematian.
Selama 2-3 tahun pertama, penyakit ini mungkin tidak menunjukkan gejala apa-apa (masa laten).
Setelah 5-10 tahun, penyakit sifilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung.
Pada perempuan hamil, sifilis dapat ditularkan kepada bayi yang ada dalam kandungannya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa bahkan keterbelakangan mental.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sifilis-8_20150408_171623.jpg)