Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga BBM Naik

Sopir Angktan Umum Parepare Harap Ada Penyesuaian Tarif

ia menjelaskan hingga harga BBM naik belum ada penyesuaian tarif

Penulis: Mulyadi | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/HASRUL
ilustrasi 

Laporan Tribun Timur, Mulyadi

PAREPARE, TRIBUN-TIMUR.COM- Sopir angkutan umum dalam Kota Parepare mengeluhkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak beriringan dengan penyesuaian tarif angkutan.

Sopir  Marwan, Selasa (31/3/2015) mengatakan kenaikan harga BBM seharusnya disesuiakan dengan kenaikan tarif angkutan.

"Kita tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa pasrah dengan kenaikan BBM ini. Padahal harusnya ada kenaikan tarif karena biaya operasional angkutan juga meningkat,"katanya.

Ia menjelaskan hingga harga BBM naik belum ada penyesuaian tarif, tarif angkot masih diberlakukan tarif lama yakni, umum Rp 4.000, dan anak sekolah Rp 2.000.

"Kita masih menggunakan tarif lama karena belum ada aturan baru keluar untuk penyesuaian tarif baru,"ujarnya.

Marwan menambahkan dampak kenaikan BBM ini sangat menpengaruhi penghasilan sopir angkutan yang menggantungkan hidup dari pendapatan tersebut.

Hamid mengatakan selama ini setoran ke juragan angkot Rp 50.000. Nominal tersebut diberlakukan selama harga BBM belum naik, hingga BBM naik jumlah ini masih menjadi patokan yang disetorkan kepada pemilik angkutan yang dioperasikan.(*(

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved