CITIZEN REPORTER
Komunitas Batu Luwu Utara Bikin Lomba Asah
Laporan: Taufik Sandi, Luwu Utara
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ina Maharani
Laporan: Taufik Sandi, Luwu Utara
TRIBUN-TIMUR.COM - Komunitas Batu Luwu Utara yag tergabung dalam Gem stone Community (GSC)Lutra adakan Pemeran dan Lomba asah batu yang berlangsung mulai tgl 15 sampai 22 MAret 2015. Acara ini berlangsung di depan rumah jabatan Bupati Luwu Utara dengan tema dengan tema “bersama olah batu Luwu utara bersatu padu” dengan tujuan bahwa luwu utara yang selama ini dikenal dengan konflik pemuda bisa diredam dengan adanya kegiatan positif salah satu nya dengan pameran dan lomba asah batu, yang mana mulai marak dan diharap dapat mempererat pemuda di luwu utara, demikian pemaparan ketua panitia Ir. Irawan Thamsi.
Kegiatan ini didukung oleh beberapa instansi yakni Pemerintah KAbupaten Luwu Utara, Kejaksaan Masamba, Polres LUtra, Kodim Lutra ini di buka langsung oleh Bupati Luwu Utara yakni Bapak Drs. H. Arifin Junaidi, MM. berharap bahwa kegiatan ini mampu memberikan nilai positif dan tentunya mampu meredam konflik pemuda yang cenderung marak akhir-akhir ini di luwu utara.
Pada hari pertama, ini di isi dengan pameran, lelang batu dan talk show tentang batu. Yang menarik adalah Talk show ini di mana dikegiatan ini menghadirkan guru besar Teknik Geologi UNHAS yakni Prof.Fausi Arifin, bnyak memberikan informasi educative kepada peserta dan pengunjung yang pada hari pertama mencapai angka 1000 pengunjung.dan jumlah pesertasebanyak 50 stand pameran. Lanjut beliau bahwa kandungan batu yang berupa kapur dan silica yang mengikat mineral batu yang membuat batuan itu bermotif dan beraneka ragam warna. Selain itu belaiau juga memberikan beberapa tips dalam mengolah batu. Kegiatan ini mendapat perhatian dan aplaus dari pengunjung.
Pada pameran hari ini tampak beberapa stand yang menjadi primadona pengunjung. Salah satu adalah stand Baronk (Batu Rongkong) dengan berbagai jenis batuan kalsedonik yang beraneka ragam warna dan salah satu batuan yang ditampilkan adalah BAronk Porreo yang disinyalir mengandung Senyawa Uranium dan Arsenik sehingga perlu keseleamtan kerja dalam mengelolahnya. Selain Baronk Porreo, ada jenis batu madu, Baronk LUmut dll. Menurut Ahyar Sewang sebagai Kordinator stand Baronk bahwa batuan ini asli dari Kec. Limbong atau lebih dikenal dengan Batuan Rongkong. Selain Stand BAronk ada pula stand Teras Adira dan Komunitas Batu Alam Tamboke (kombat),dengan batuan Andalan Tamboche 11, Komunitas Baliase, Komunitas Uraso dan beberapa batuan local LAinnya. Yang menarik dari Stand TEras Adira adalah batuan Tamboche 11 yang mempunyai motif menarik dan tingkat kekerasan yang tinggi. Dan masih banyak batuan local lainnya.
Kegiatan ini di ikuti sekitar 50 stand pameran yang diikuti bukan hanya komunitas local,namun diikuti beberapa kabupaten sekitar seperti Luwu Timur, Bone, Enrekang dan daerah sekitar lainnya.
oleh Taufik Sandi, Luwu Utara