Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Murid SD di Kampung JK

Gegara Jembatan Ambruk, Murid SD Hulo Terbiasa Kompak

Setiap hari ke sekolah, wajib bergelantung kawat berkarat, demi menuntut ilmu.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Ilham Mangenre
muh Abdiwan/tribun timur
Murid Sekolah Dasar (SD) Inpres 657 Hulo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, bertaruh melewati kawat bekas jembatan gantung di atas sungai Hulo, Bone. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM-Murid-murid Sekolah Dasar (SD) Inpres 657 Hulo, sudah terdidik kompak ketika melewati kawat besi, bekas jembatan gantung di atas sungai Hulo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone.

Memang, kawat jembatan ambruk itu sudah setahun lebih setahun menjadi saksi bisu pertarungan para murid merah putih itu.

Setiap hari ke sekolah, wajib bergelantung kawat berkarat, demi menuntut ilmu.

"Mittani mappakkoro, iya pura to labe koro, maressa, tapi pintar anak-anak di situ, orang tua pesan harus kompak kalau lewat, (sudah lama begitu, saya juga pernah lewat di situ, susah)," kata warga Kahu, Unding (31), kepada Tribun Timur.com, Rabu (11/3/2015).

Mereka harus ekstra konsentrasi bin hati-hati pada kawat yang panjangnya kurang lebih 30 meter, membentang di atas Sungai Hulo.

Tidak mudah melewati kawat panjang itu, murid-murid harus pasang urat kuat-kuat dan konsentrasi tepat. Jika tidak, salah sedikit, nyawa taruhannya.

Ketika dihampiri awak Tribun Timur, belum lama ini, raut semangat mereka terpancar keringat bercucur, 'labe si ki (akhirnya lolos lagi)," ucap murid.

Ironisnya, jika hujan, sejumlah murid tidak masuk sekolah lantaran tali yang digunakan untuk melintas licin.

Jembatan gantung ini menghubungkan Desa Biru, Cenrana dan Desa Palakka, Kecamatan Kahu.

Tali alias kawat besi eks jembatan gantung tersebut hanya dapat dilewati empat sampai lima anak sekolah.

Mereka pun harus mengantre lantaran tali yang dilalui hanya satu.

Ini sudah setahun berlangsung. Beginilah satu potret pendidikan di kampung Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK). (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved