Harga BBM Naik
Cepat atau Lambat Masyarakat Pasti Pindah ke Pertamax, Mengapa?
Sedangkan satu liter Pertamax dibanderol Rp 9.990 per liter.
Penulis: Rasni | Editor: Ilham Mangenre
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM-Manajemen PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi mencatat peningkatan transaksi pembelian bahan bakar khusus (BBK) Pertamax. Mengapa? kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, pemicunya.
"Selain karena kesadaran masyarakat terhadap kualitas bahan bakar yang meningkat, juga karena selisih antara Premium dan Pertamax sekarang sisa Rp 1.490 per liternya," kata General Manager PT Pertamina MOR VII Sulawesi, Budi Setio Hartono, Minggu (23/11/2014).
Harga Premium saat ini Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp 6.500. Sedangkan satu liter Pertamax dibanderol Rp 9.990 per liter.
"Cepat atau lambat masyarakat pasti pindah ke Pertamax karena harganya beda sedikit dengan Premium sementara kualitasnya jauh berbeda," ujarnya.
Ia menuturkan, selama ini pihaknya mencatat penjualan 900-1.000 ton per bulan atau naik menjadi 1.800-2.000 ton per bulan di Sulawesi.
Budi menargetkan tiga bulan pascakenaikan BBM subsidi, konsumsi Pertamax bisa mencapai 2.700 ton-3.000 ton per bulan.
Terkait stok, pihaknya menjamin ketersediaan.
Selengkapnya, baca Tribun Timur, edisi Senin (24/11/2014)