Kabinet Jokowi JK

Tweeps: Ibu Menteri Merokok, Gak Suka Pakai Bra, Bertato

Saat menteri baru diperkenalkan, beberapa di antaranya rupanya sudah menjadi korban bully (perundungan).

Tweeps: Ibu Menteri Merokok, Gak Suka Pakai Bra, Bertato - susi_pudjiastuti.jpg
INTERNET
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
Tweeps: Ibu Menteri Merokok, Gak Suka Pakai Bra, Bertato - arief_yahya.jpg
INTERNET
Menteri Pariwisata Arief Yahya
Tweeps: Ibu Menteri Merokok, Gak Suka Pakai Bra, Bertato - marwan-jafar.jpg
INTERNET
Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM – Sebanyak 34 menteri Kabinet Kerja akan dilantik Presiden, Joko Widodo, Senin (27/10/2014) siang ini di Istana Negara. Sehari sebelumnya, mereka diumumkan namanya dan diperkenalkan langsung kepada publik.

Pengumuman kabinet rupanya menyedot perhatian publik. Terlebih, sepekan publik menanti, siapa saja pembantu presiden dan wakil presiden untuk lima tahun ke depan. Pengumuman, sore kemarin, seperti menjawab rasa penasaran selama sepekan itu.

Di media sosial seperti Twitter, tagar #KabinetKerja sempat menjadi trending topic dunia, Indonesia, dan Makassar. Ada yang men-tweet atau berkicau ucapan selamat kepada menteri baru, memperkenalkannya, mencibirnya, mengeritiknya, hingga mencelanya.

Soal menyelamati dan memperkenalkan, sudah lazim. Beda dengan cibiran, kritikan, dan celaan. Saat menteri baru diperkenalkan, beberapa di antaranya rupanya sudah menjadi korban bully (perundungan).

Berdasarkan pengamatan tribun-timur.com, menteri paling di-bully adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Mereka menjadi korban perundungan, mulai dari hal terkait dengan privasi hingga kasus hukum yang pernah menyandungnya.

Susi yang berlatar belakang pengusaha sukses bidang perikanan dan transportasi udara di-bully soal privasinya. Berita Susi yang merokok usai pengumuman kabinet  dan saat diwawancarai jurnalis menjadi bahan perundungan.

"Setop dong, biar aku bisa selesaikan rokok ini sampai habis.” Demikian kata Susi, seperti dimuat sebuah media daring.

Hal itu langsung mendapat beragam komentar melalui kicauan di Twitter.

@JusDalle berkicau, “Program pertama Menteri Kesehatan, menghentikan kebiasaan tdk sehat Menteri Perikanan & Kelautan yg katanya perokok berat. Lucu ini.”

Halaman
123
Penulis: Edi Sumardi
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved