Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Komisioner Baru Ombudsman Siap Usut Layanan Publik di Kota Makassar

siap mengusut berbagai bentuk kejanggalan layanan publik di kota Makassar mulai jelang akhir tahun ini.

Editor: Ina Maharani

Laporan: Ilham / Tribun Timur

MAKASSAR,TRIBUN- Ketua Komisioner Ombudsman Kota Makassar Khudri Arsyad siap mengusut berbagai bentuk kejanggalan layanan publik di kota Makassar mulai jelang akhir tahun ini.

Mantan Kordinator FIK Ornop ini usai dilantik Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di ruang pola Kantor Balaikota Makassar, Selasa (3/12). Khudry Arsyad dilantik bersama Mantan Anggota Panwaslu Sulsel Anwar Ilyas (anggota), penggiat forum pemerhati perempuan Sulsel Rahmiwati Agustini (anggota).

"Ke depan, kami lebih mengutamakan dari pengaduan, monitoring dan investigasi pelayanan publik kota Makassar. Kami juga akan membangunan sinergi dengan media. Siapa yang dirugikan layanan publik, maka lapor ke kami," kat Khudri.

Anwar Ilyas, mengatakan, Ombudsman adalah lembaga independen dan akan bekerja profesional mengusut masalah layanan publik di kota Makassar. "Kami akan investigasi, mengawasi layanan publik, wali kota sekalipun, sepanjang itu memenuhi mekanisme aduan,"tambah mantan aktivis LBH Makassar ini.

Pelantikan dihadiri Tim seleksi Ombudsman Prof Aswanto yang juga dekan fakultas Hukum Unhas, komisioner Ombudsman RI, Ketua Panwas Makassar Amir Ilyas, Waki Wali Kota Makassar terpilih Syamsu Rizal, jajaran Polrestabes Makassar, dan sejumlah pejabat Pemkot Makassar.

"Masih banyak masalah terkait layanan publik di kota Makassar, saya yakin komisioner Ombudsman bisa kerja dengan baik untuk mengawasi itu. Semua pegawai harus bertanggujawan atas tugasnya, makanya saya minta juga Ombudsman mengawasi ini, jika ditemukan bermasalah maka kita tindak," kata Aco sapaan Ilham.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved