Binatang Mirip Ular Namun Berkaki Empat Ditemukan di Bone
Rumah warga Jl Karantina, Kelurahan Bajoe sudah sebulan
Tayang:
Penulis: Mahyuddin | Editor: Muh. Taufik
WATAMPONE,TRIBUN-TIMUR.COM-Rumah warga Jl Karantina, Kelurahan Bajoe sudah
sebulan ini terus dikunjungi tetangga dan warga dari kelurahan lain
sekitarnya. Kunjungan warga itu guna melihat jenis hewan melata yang
bentuknya mirip ular namun berkaki empat.
"Ular ini ditemukan oleh anak tetangga saya yang sedang bermain. Setelah menemukannya, ia pun membawa ular itu kepada kami," ungkap Ani Uleng (38) kepada wartawan, Minggu (24/2/2013).
Ia menjelaskan, reptil itu ditemukan pada bulan kemarin. Saat itu, anak tetangganya bernama ashar melihat sesuatu di balik daun tempatnya bermain. Setelah melihat binatang mirip ular dengan empat kakinya itu, anak ini pun membawanya kepada tetangganya untuk memperlihatkan keanehan binatang itu.
"Kami menduga hewan ini adalah naga sehingga kami pelihara. Sudah banyak yang datang mengambil gambar ular ini," tutur Ani.
Hewan bersisik kecoklatan ini kemudian dipelihara dalam toples dan diberi makan beras dan nyamuk oleh Ani. Bahkan, sesekali, hewan sepanjang 15 cm itu diberi minum susu karena diyakini dapat memeri berkah bagi yang memeliharanya. Ani pun berencana akan memungut biaya bagi warga yang hendak melihatnya.
Menurut wikipedia, binatang kecil ini jenis kadal ular disebut Lygosoma quadrupes. Binatang ini umumnya berwarna hitam gelap dengan sisik berwarna pelangi jika terkena cahaya. Penemuan binatang menyerupai ular namun berkaki empat itu sebelumnya juga pernah terjadi di Dusun Tritih Rejo Desa Tumpang Talun Blitar, Kampung Beton Jebres Surakarta, Bogor, Sukabumi, Riau serta Sungguminasa Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
Binatang itu tergolong jenis lygosoma quadrupes atau kadal ular. Sejenis kadal kecil bertubuh mirip ular yang menyebar di Asia Tenggara. Kadal ini juga sering disebut secara tidak tepat sebagai ular berkaki atau ular berkaki empat.
Lygosoma quadrupes tercatat ditemukan di Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, Cina selatan, Honkong, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, dan Filipina. (*)
"Ular ini ditemukan oleh anak tetangga saya yang sedang bermain. Setelah menemukannya, ia pun membawa ular itu kepada kami," ungkap Ani Uleng (38) kepada wartawan, Minggu (24/2/2013).
Ia menjelaskan, reptil itu ditemukan pada bulan kemarin. Saat itu, anak tetangganya bernama ashar melihat sesuatu di balik daun tempatnya bermain. Setelah melihat binatang mirip ular dengan empat kakinya itu, anak ini pun membawanya kepada tetangganya untuk memperlihatkan keanehan binatang itu.
"Kami menduga hewan ini adalah naga sehingga kami pelihara. Sudah banyak yang datang mengambil gambar ular ini," tutur Ani.
Hewan bersisik kecoklatan ini kemudian dipelihara dalam toples dan diberi makan beras dan nyamuk oleh Ani. Bahkan, sesekali, hewan sepanjang 15 cm itu diberi minum susu karena diyakini dapat memeri berkah bagi yang memeliharanya. Ani pun berencana akan memungut biaya bagi warga yang hendak melihatnya.
Menurut wikipedia, binatang kecil ini jenis kadal ular disebut Lygosoma quadrupes. Binatang ini umumnya berwarna hitam gelap dengan sisik berwarna pelangi jika terkena cahaya. Penemuan binatang menyerupai ular namun berkaki empat itu sebelumnya juga pernah terjadi di Dusun Tritih Rejo Desa Tumpang Talun Blitar, Kampung Beton Jebres Surakarta, Bogor, Sukabumi, Riau serta Sungguminasa Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
Binatang itu tergolong jenis lygosoma quadrupes atau kadal ular. Sejenis kadal kecil bertubuh mirip ular yang menyebar di Asia Tenggara. Kadal ini juga sering disebut secara tidak tepat sebagai ular berkaki atau ular berkaki empat.
Lygosoma quadrupes tercatat ditemukan di Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, Cina selatan, Honkong, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, dan Filipina. (*)