Judi Balapan Liar di Gowa Taruhan Hingga Rp 50 Juta
Aksi balapan liar yang sering terjadi di Dusun Balangpunia, Desa Panaikang
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Muh. Taufik
Bahkan ditengarai berbau judi. Keterangan ini didapat dari tokoh pemuda Panaikang, Nurdin yang menurut warga setempat aksi tersebut dijadikan taruhan judi hingga Rp 50 juta.
"Saya dengar dari warga katanya mereka
jadikan taruhan. Dan ada seorang pembalap yang bicara tentang taruhan
sampai Rp 50 juta,"paparnya, Kamis (31/1).
Aksi balapan ini baru terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Lokasinya
ada pada jalur kota idaman Mamminasata (Maros, Makassar, Sungguminasa,
Takalar) tidak jauh dari Golf Padivalley.
Awalnya para pembalap liar ini
sering melakukan aksi mereka di jalan menuju Golf Padivelley, namun
sejak ada penjagaan pindah ke Dusun Balangpunia.
Jalur balapan yang digunakan berjarak satu kilometer dengan lebar
sekitar 20 meter dan ada pembatas dibagian tengahnya. Jalur ini
merupakan jalur yang akan dijadikan sebagai kawasan kota idaman dengan
menghubungkan empat kabupaten. Meski sepanjang jalan itu tidak tampak
rumah namun, suara bising dari motor sangat menganggu warga.
Setiap Minggu Sore, poros jalan tembus menuju Paccellekang, yang menjadi
lokasi balapan liar selalu ramai. Biasanya, balapan liar berlangsung
mulai pukul 15.30-18.00 petang. Mereka datang tidak hanya dari Gowa
saja, namun dari Makassar dan Maros, Takalar hingga Jeneponto.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Gowa, AKP Muhiddin Yunus
yang dikonfirmasi via selular secara terpisah mengaku telah menerima
laporan soal aksi balapan liar di Dusun Balangpunia. Muhiddin mengaku
telah menurunkan personil untuk ditempatkan di lokasi balapan liar.
"Kita juga siap menindak tegas, bila ada pelaku yang tertangkap sedang melakukan balapan liar di lokasi,"katanya.(*)