Di Depan Muspida, Ilham Sebut Tribun Koran Nekat
Dihadapan Muspida, Ilham Promosikan Tribun Koran Nekat
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Imam Wahyudi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengunjungi Kantor Tribun
Timur, Jl Cenderawasih 430, Makassar, Senin (24/12/2012) malam.
Kunjungan kali ini dalam rangka silaturahim usai memantau perayaan Natal
di sejumlah gereja, termasuk Gereja Bukit Zaitun, tak jauh dari Kantor
Tribun. Ilham didampingi unsur Musyawarah Pimipinan Daerah (Muspida) Kota Makassar.
Mereka, antara lain Kapolrestabes Makassar Kombes Wisnu Sandjaja, Aspers Kosekhanudnas II Letkol Pnb Jatmiko Adi, Dandim 1408 BS Makassar Letkol Inf Firyawan, Komandan Denpom VII/6 Letkol Syarifuddin, Kepala Dinas Syahbandar Lantamal VI Mayor Laut (P) Ngatiman.
Di ruang redaksi, Ilham sekaligus calon Gubernur Sulsel memperkenalkan unsur muspida dan sebaliknya memperkenalkan awak redaksi Tribun. Selanjutnya mengakses portal berita tribun-timur.com, serta membaca sejumlah berita terkait dirinya.
Usai mengakses portal, Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel ini tiba-tiba memanggil kapolrestabes. “Pak Wisnu, Tribun ini koran paling nekat. Pada saat baru terbit, judul headline-nya, saya Wali Kota Makassar. Kebetulan saat itu berlangsung pemilihan wali kota di DPRD,” kenang Ilham.
Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel tersebut melanjutkan ceritanya. “Betul, saya terpilih. Betulan Tribun berani pilih berita, pilih judul. Andai saya tidak terpilih, hancur ini koran. Tidak dipercaya lagi. Koran baru tapi prediksinya akurat. Dia (Tribun) waktu itu gandeng LSI (Lembaga Survei Indonesia), bukan Lembaga Sanro (dukun) Indonesia,” ujarnya berkelakar.
Tribun pertama kali terbit, Senin, 9 Februari 2004. Pemilihan wali kota berlangsung, Senin, 16 Februari 2004. Hanya berselang sepekan Tribun terbit perdana dan pemilihan berlangsung. Kepaiawaian jurnalis Tribun memberitakan disertai data akurat akhirnya berbuah manis.
Saat itu, Ilham baru kali pertama mencalonkan diri sebagai wali kota berpasangan Andi Herry Iskandar. Calon petahana Amiruddin Maula berpasangan Apiaty Kamaluddin berhasil ditumbangkan. Selain itu, calon lain, Agus Arifin Nu’mang yang kini menjabat Wakil Gubernur Sulsel dan kembali bertarung dengan Ilham pada pemilihan Gubernur Sulsel 2013.
Pemilihan berlangsung di Kantor DPRD Kota Makassar. Pemungutan suara berlangsung dua putaran. Pada putaran pertama, pasangan Ilham dan Herry dengan mengendarai Partai Golkar meraih 24 suara dari 45 anggota dewan yang hadir. Pasangan Amiruddin dan Apiaty hanya meraih 21 suara. Dua lainnya Abstain. Pada putaran kedua, suara Ilham bertambah satu menjadi 24 dan suara pasangan Incumbent, Amiruddin dan Apiaty tetap 21.
Pemilihan wali kota pada 2009 atau pertama kali secara langsung kembali dimenangkan Ilham yang berpasangan Supomo Guntur.
Mereka, antara lain Kapolrestabes Makassar Kombes Wisnu Sandjaja, Aspers Kosekhanudnas II Letkol Pnb Jatmiko Adi, Dandim 1408 BS Makassar Letkol Inf Firyawan, Komandan Denpom VII/6 Letkol Syarifuddin, Kepala Dinas Syahbandar Lantamal VI Mayor Laut (P) Ngatiman.
Di ruang redaksi, Ilham sekaligus calon Gubernur Sulsel memperkenalkan unsur muspida dan sebaliknya memperkenalkan awak redaksi Tribun. Selanjutnya mengakses portal berita tribun-timur.com, serta membaca sejumlah berita terkait dirinya.
Usai mengakses portal, Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel ini tiba-tiba memanggil kapolrestabes. “Pak Wisnu, Tribun ini koran paling nekat. Pada saat baru terbit, judul headline-nya, saya Wali Kota Makassar. Kebetulan saat itu berlangsung pemilihan wali kota di DPRD,” kenang Ilham.
Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel tersebut melanjutkan ceritanya. “Betul, saya terpilih. Betulan Tribun berani pilih berita, pilih judul. Andai saya tidak terpilih, hancur ini koran. Tidak dipercaya lagi. Koran baru tapi prediksinya akurat. Dia (Tribun) waktu itu gandeng LSI (Lembaga Survei Indonesia), bukan Lembaga Sanro (dukun) Indonesia,” ujarnya berkelakar.
Tribun pertama kali terbit, Senin, 9 Februari 2004. Pemilihan wali kota berlangsung, Senin, 16 Februari 2004. Hanya berselang sepekan Tribun terbit perdana dan pemilihan berlangsung. Kepaiawaian jurnalis Tribun memberitakan disertai data akurat akhirnya berbuah manis.
Saat itu, Ilham baru kali pertama mencalonkan diri sebagai wali kota berpasangan Andi Herry Iskandar. Calon petahana Amiruddin Maula berpasangan Apiaty Kamaluddin berhasil ditumbangkan. Selain itu, calon lain, Agus Arifin Nu’mang yang kini menjabat Wakil Gubernur Sulsel dan kembali bertarung dengan Ilham pada pemilihan Gubernur Sulsel 2013.
Pemilihan berlangsung di Kantor DPRD Kota Makassar. Pemungutan suara berlangsung dua putaran. Pada putaran pertama, pasangan Ilham dan Herry dengan mengendarai Partai Golkar meraih 24 suara dari 45 anggota dewan yang hadir. Pasangan Amiruddin dan Apiaty hanya meraih 21 suara. Dua lainnya Abstain. Pada putaran kedua, suara Ilham bertambah satu menjadi 24 dan suara pasangan Incumbent, Amiruddin dan Apiaty tetap 21.
Pemilihan wali kota pada 2009 atau pertama kali secara langsung kembali dimenangkan Ilham yang berpasangan Supomo Guntur.