Bone
Mayat ABK KM Surya Jaya Ditemukan di Bajoe
Mayat ABK KM Surya Jaya Ditemukan di Bajoe
Pria asal Kabupaten Maros ini ditemukan oleh salah seorang nelayan asal Bajoe sekitar dua mil dari Pelabuhan Bajoe.
Kondisi mayat Badu sudah membusuk dan hampir semua kulit di sekujur tubuhnya terkelupas.
Mayat Badu kemudian dievakuasi tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bone serta Pihak Polsekta Pelabuhan Bajoe ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone untuk divisum.
Namun tak lama kemudian keluarga Badu datang untuk membawa mayatnya ke kampung halamannya di Maros. Istri almarhum Badu mayat yang datang di rumah sakit tampak menangis histeris menyaksikan jenazah suaminya.
Menurut keterangan istrinya, Badu pergi melaut untuk menggantikan sementara posisi anaknya walaupun sebenarnya ia tidak tahu berenang.
Awal kejadian sebagaimana keterangan saksi Pendi (20), Badu menghilang di atas kapal usai jaring di turunkan di laut.
"Awalnya Badu duduk di buritan sambil makan dan saya bertiga di anjungan sementara menurunkan jaring, setelah jaring ketemu ujungnya, kami kemudian menarik jaring naik ke kapal, tiba-tiba Badu tidak ada di tempatnya," kata ABK KMN Surya Jaya yang juga teman Pendi.
"Pada saat itu kondisi cuaca tidak bersahabat, angin kencang dan ombak besar," Pendi menambahkan. Rekan pendi kemudian melakukan pencarian di dalam dan sekitar kapal namun mereka tidak menemukan Badu hingga pukul 18.00 wita
Pihak kapal yang dinakhodai Ambo Tuo ini kemudian melaporkan kejadian tersebut di Polsekta Pelabuhan sekitar pukul 10.00 wita.
Kapolsekta Pelabuhan Bajoe AKP Asrofi kemudian melakukan pencarian bersam tim Basarnas serta Badan Penggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bone.(*/tribun-timur.com)