Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penerbangan

Garuda Batal Mendarat di Mamuju

Garuda Batal Mendarat di Mamuju

Editor: Muh. Irham
MAMUJU, TRIBUN-TIMUR.COM - Rencana maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang sedianya melakukan terbang perdana ke Bandara Tampapadang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terpaksa batal karena masih menunggu penyelesaian perluasan apron.
    
"Kita sudah jadwalkan penerbangan perdana maskapai Garuda Indonesia  di Bandara Tampapadang Mamuju harusnya dilaksanakan hari ini. Namun, pihak Garuda tidak bersedia melakukan pendaratan karena perluasan afron masih dalam tahap pekerjaan,"kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Rabu.
    
Menurutnya, penerbangan perdana pesawat Garuda Indonesia Boing 747-500 dengan terpaksa dilakukan penundaan dalam beberapa waktu kedepan hingga menunggu penyelesaian perluasan afron bandara yang ada di Mamuju.
    
"Berdasarkan informasi dari pihak maskapai Garuda Indonesia bahwa sangat riskan melakukan pendaratan dalam kondisi perbaikan afron. Makanya, mereka baru berkeinginan membuka rute setelah afron selesai,"kata gubernur.
    
Anwar mengemukakan, pembangunan afron menggunakanan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) tahun 2011 yang diharapkan bisa segera tuntas dalam waktu dekat.
    
Selain dilakukan perluasan afron kata dia, pemerintah juga melakukan penambahan taxi way serta pengadaan alat bongkar muat (ground handling).
    
Ia mengemukakan, ini disepekati berdasarkan dalam pertemuan tehnik keselamatan penerbangan bersama Direktur Utama PT Garuda Indonesia Persero Tbk, Emirsyah Sattar di Makassar, Selasa, (31/5).
    
"Saya harap, masyarakat Sulbar dapat memahami atas batalnya penerbangan Garuda Indonesia di Bandara Tampapadang demi keselamatan para penumpang,"pinta Anwar.
    
Namun demikian, kata dia, masyarakat pengguna jasa penerbangan di Mamuju tak perlu berkecil hati karena kerjasama yang dibangun antara pemprov Sulbar dan pihak Dirut Garuda akan tetap berlanjut.
    
"Pihak Garuda sudah berkomitmen membuka rute Mamuju-Makassar yang kemudian menghubungkan dengan kota-kota besar di Indonesia khususnya di kawasan Timur Indonesia,"ucapnya.
    
Gubernur mengatakan, kehadiran Garuda Indonesia masuk ke bandara Tampapadang sangat dinanti rakyat Sulbar karena jumlah armada masih sangat terbatas untuk melayani jumlah penumpang yang mulai meningkat.
        
"Saat ini kita hanya mengandalkan pesawat Lion Air yang beroperasi setiap hari dengan rute Mamuju-Makassar. Sedangkan pesawat reguler tujuan Mamuju-Balikpapan yang selama ini hanya tiga kali dalam seminggu ternyata juga sudah tak lagi beroperasi,"ungkapnya.
    
Untuk itu, kata dia, pemprov Sulbar akan terus melakukan perluasan bandara untuk memenuhi permintaan jasa penerbangan dari maskapai lainnya seperti Sriwijaya Air maupun perusahaan penerbangan dari Negara Malaysia.
     
"Jika kita lihat memungkinkan untuk dilakukan penambahan maka pemprov pasti akan mengupayakan segera memasukkan tambahan lain,"ujarnya.
     
Dia memprediksi beberapa tahun kedepan akan berbondong-bondong untuk membuka rute Mamuju yang menghubungkan kota-kota besar di Indonesia seperti ke Jakarta.(*)
Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved