Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2019

Pemilu 2019, Partisipasi Pemilih di Takalar Tertinggi Makassar Terendah

Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 di Kabupaten Takalar tertinggi di Sulawesi Selatan (Sulsel). Angkanya mencapai 86,56 persen.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Suryana Anas
Abd azis/Tribun Timur
KPU Sulsel menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara Pemilu 2019 di Hotel Harper, Jl Printis Kemerdekaan, Kota Makassar, Rabu (8/5/2019). Rekapitulasi digelar hingga 12 Mei. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum Pemilu 2019 di Kabupaten Takalar tertinggi di Sulawesi Selatan (Sulsel). Angkanya mencapai 86,56 persen.

Pada Pemilihan Presiden (Pilpres), Rabu 17 April 2019, masyarakat yang menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 182.535 jiwa. Total jumlah pemilih di Takalar sebanyak 210.886 orang.

Persentase partisipasi pemilih di Takalar ini memecahkan rekor di Takalar, bahkan di Sulsel sekalipun. Rekor itu juga melampaui target nasional, yaitu 77,5 persen.

Baca: Pemprov Bakal Lebur OPD Sulsel, Hayat: Tunggu Kabinet Jokowi Baru

Baca: Suara Turun, Golkar Didorong Gelar Evaluasi Total Pasca Pemilu 2019

Baca: Anwar Usman Resmi Hakim Konstitusi Usai Bersumpah di Depan SBY, Kini Pimpin Sengketa Pemilu 2019

Partisipasi pemilih di Takalar boleh dikata tertinggi sepanjang sejarah Pemilu Takalar.

Dimana, pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 27 Juni 2018, persentase partisipasi pemilih di Takalar hanya 72,86 persen.

Sementara pada Pilkada Takalar 2017 lalu, partisipasi pemilih mencapai 83,53 persen.

Pileg 2014, partisipasi pemilih di Takalar mencapai 83 persen, naik 1 persen dibandingkan Pilpres 2014, yaitu 82 persen.

Hal berbeda terjadi di Makassar, pada Pileg dan Pilpres 2019, jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihnya di 3.998 TPS di Makassar hanya 730.404 pemilih.

Ini berdasarkan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara capres dan cawapres RI dari setiap kabupaten/kota di Sulsel.

Dari DC1-PPWP-1A model Pemilu Serentak 2019, Bulukumba dan Gowa tidak mencapai terget partisipasi pemilih yang ditetapkan, yaitu 77,5 persen.

Adapun total jumlah pemilih di Makassar, sebanyak 1.050.136 orang. Jika dipersentasekan, maka jumlah partisipasi masyarakat yang menyalurkan hak pilihnya cuma 69,55 persen. Sangat jauh dari target nasional, yakni 77,5 persen.

Pada Pilwali Makassar 2018 lalu, partisipasi pemilih juga rendah, yaitu 57,02 persen. Sementara di Pilwali 2013, jumlah partisipasi pemilih mencapai 59,94 persen.

Menanggapi hal itu, Komisioner KPU Kota Makassar Gunawan Mashar meminta Tribun menghubungi rekannya Endang Sari.

"Mengenai partisipasi pemilih, bisa-ki tanya Ibu Endang, Divisi Parmas," tegas Gunawan kepada Tribun Timur, Rabu (29/5/2019).

Terpisah Ketua KPU Makassar Muh Farid Wajdi mempertanyakan data Tribun terkait partisipasi pemilih di Makassar.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved