Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tangis Harus Lepas Letkol ARH Sugiri dari Jabatan Dandim 1425 Jeneponto

Tangis haru selimuti puncak acara rama tamah dan pelepasan Letkol ARH Sugiri sebagai Dandim 1425 Jeneponto, Senin (20/5/2019) malam.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Tangis haru selimuti puncak acara ramah tamah dan pelepasan Letkol ARH Sugiri sebagai Dandim 1425 Jeneponto, Senin (20/5/2019) malam. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Suasana tangis haru selimuti puncak acara rama tamah dan pelepasan Letkol ARH Sugiri sebagai Dandim 1425 Jeneponto, Senin (20/5/2019) malam.

Tak hanya prajurit TNI Kodim 1425 Jeneponto yang merasa kehilangan sosok pemimpin yang mengayomi dan memiliki jiwa sosial tinggi ini.

Tetapi juga para awak media serta masyarakat yang kenal dengan Letkol ARH Sugiri di kabupaten yang berjuluk Butta Turatea.

Baca: Segini Jumlah Warga Jeneponto Terjangkit Virus Aneh

Baca: Dinkes Jeneponto Belum Pastikan Sumber Virus yang Menjangkiti Masyarakat Garonggong

Baca: Ingat Daeng Aziz Bos Kalijodo? Segini Jumlah Suaranya Saat Maccaleg di Jeneponto

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar pun memiliki kesan tersendiri yang Ia sampaikan dihadapan ratusan undangan yang padati aulya vyati Kodim 1425 Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Bupati Jeneponto dua periode itu mengaku terkesan dengan keberanian Letkol ARH Sugiri menerjan banjir yang melanda Jeneponto Selesa (22/1/2019) lalu.

Tangis haru selimuti puncak acara ramah tamah dan pelepasan Letkol ARH Sugiri sebagai Dandim 1425 Jeneponto, Senin (20/5/2019) malam.
Tangis haru selimuti puncak acara ramah tamah dan pelepasan Letkol ARH Sugiri sebagai Dandim 1425 Jeneponto, Senin (20/5/2019) malam. (TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM)

"Saya melihat komandan Sugiri sangat pemberani. Saya ingat betul keberanian beliau saat banjir melanda Jeneponto. Ia seakan tak takut mati," kata Iskan yang diringi tepuk tangan.

"Ia menerjang banjir dan menyelamatkan masyarakat Jeneponto yang terjebak. Ia juga ikut membantu Jeneponto dalam pemulihan pasca banjir. Terimakasih komandan," sambung bupati Jeneponto dua periode itu.

Tak hanya bupati, perwakilan awak media Syarif juga diberi kesampatan menggambarkan sosok Letkol ARH Sugiri.

Menurut Syarif sosok Letkol ARH Sugiri adalah sosok komandan andalan yang memiliki jiwa sosial tinggi dalam menanggapi setiap berita yang ditulis oleh jurnalis di Jeneponto.

"Buat kami bapak komandan andalan Letkol ARH Sugiri adalah panutan kami, beliau sosok yang peduli yang langsung respon setiap berita kami," kata Syarif.

Tokoh yang menjabat sebagai Dandim 1425 Jeneponto selama dua tahun dua bulan itupun menyampaikan permohonan maaf jika selama di Jeneponto ada yang tidak berkenang yang Ia kerjakan.

"Saya bersama keluarga meminta maaf jika selama menjabat Dandim ada yang tidak berkenan terhadap apa yang saya lakukan," kata Sugiri.

Dipuncak acara tentara yang bergelar sarjana sosial bersama isteri menyalami satu persatu perosonel Kodim 1425 Jeneponto.

Suasana harupun pecah ketika para prajurit mengenang masa kepemimpinan beliau yang dikenal santun dan tidak pernah memarihi anggotanya.

Begitupun dengan ibu-ibu persit, merasa kehilangan sosok pemimpin yang mengayomi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved