Terungkap, Ini Motif Pembunuhan Sadis di Sesean Suloara Toraja Utara

Kasus Pembunuhan di Dusun To Garuga, Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara telah diperiksa Unit Satuan Reskrim Polres Tana Toraja.

Terungkap, Ini Motif Pembunuhan Sadis di Sesean Suloara Toraja Utara
Humas Polres Tana Toraja
Konferensi pers Polres Tana Toraja kasus pembunuhan di Kecamatan Sesean Suloara di Mapolres Tana Toraja, Jalan Bhayangkara No 1 Kecamatan Makale, Selasa (14/5/2019) sore. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kasus Pembunuhan di Dusun To Garuga, Lembang (Desa) Sesean Matallo, Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara telah diperiksa Unit Satuan Reskrim Polres Tana Toraja.

Pembunuhan dilakukan pelaku DDP (45) kepada korban P (47) dan adik korban PE (44) pada Sabtu (11/5/2019) malam lalu.

PE mengalami luka robek ditebas parang dan korban P meninggal dunia.

Baca: Salah Gunakan ADD, 25 Kepala Lembang di Toraja Diperiksa Polisi

Baca: Libatkan Berbagai Elemen, Polres Tana Toraja Lakukan Penilaian ITK

Baca: Kejari Tana Toraja Ikut Lakukan Pencegahan Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi

Pelaku DDP dan kedua korban masih memiliki hubungan keluarga yaitu bersepupu tiga kali.

Penyidik Unit Tipidum Satuan Reskrim Polres Tana Toraja, Aiptu Muh Jamil telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap DDP, saksi-saksi dan mencocokan hasil olah TKP di lapangan.

Kasat Reskrim, AKP Jon Paerunan mengatakan penyidik saat ini fokus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi-saksi untuk mempercepat proses penyelesaian perkara.

"Hasil BAP kepada tersangka disimpulkan motif awal pembunuhan itu adalah perbuatan spontan dilakukan pelaku, diawali saat korban P menyuruh adiknya, PE datangi rumah pelaku dengan maksud menanyakan kartu keluarga korban," ucap Jon, Rabu (15/5/2019).

Menurut korban, kartu keluarganya sudah lama diambil pelaku, dan saat PE tidak kunjung pulang dari rumah pelaku, maka korban P kemudian menyusul sambil membawa sebilah parang.

"Saat korban sampai di rumah pelaku, P berkelahi dengan pelaku, kemudian pelaku DDP lari menuju ke arah dapur sambil mencari parang, kemudian menebas korban yang juga sementara memegang sebilah parang," jelasnya.

Lanjutnya, setelah menebas korban, P meninggal dunia di TKP, dan di waktu bersamaan, PE berusaha melerai keduanya namun pelaku masih memegang parang dan berusaha melukai juga adik korban.

"PE mengalami beberapa luka akibat terkena benda tajam milik pelaku, namun masih sempat berhasil melarikan diri," tutupnya.

Jon mengatakan, jika saat ini kasus pembunuhan yang telah diketahui motifnya itu sementara digenjot penyelesaiannya.

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

 

A

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved