Ancam Ayahnya Pakai Pisau, Pemuda Bone Ini Ditangkap

Samsul Bijai diamankan oleh Unit 1 Resmob Polres Bone yang dipimpin langsung Kanit Resmob Polres Bone Ipda Achmad Alfian N

Ancam Ayahnya Pakai Pisau, Pemuda Bone Ini Ditangkap
justang/tribunbone.com
Tim Resmob Polres Bone menjebloskan Samsul Bijai Bin Pudding (24) ke tahanan Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso Kecamatan Tanete Riattang Timur lantaran mengancam akan menganiaya ayahnya sendiri, Pudding Bin Raupung (55). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Tim Resmob Polres Bone menjebloskan Samsul Bijai Bin Pudding (24) ke tahanan Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso Kecamatan Tanete Riattang Timur lantaran mengancam akan menganiaya ayahnya sendiri, Pudding Bin Raupung (55).

Samsul Bijai diamankan oleh Unit 1 Resmob Polres Bone yang dipimpin langsung Kanit Resmob Polres Bone Ipda Achmad Alfian N, di rumahnya Jl Sungai Musi, Kelurahan Manurunge Kecamatan Tanete Riattang, Senin (13/05/2019) dini hari tadi.

Kasat Reskrim Polres Bone Iptu Muhammad Pahrun melalui Kanit Resmob Polres Bone Ipda Achmad Alfian N mengatakan â‚©elaku diamankan berdasarkan LP / 304 / V / 2019 / SPKT / RES BONE tanggal 09 Mei 2019 dengan pelapor Pudding Bin Raupung (55).

Ia menjelaskan bahwa pelaku mengancam korban lantaran korban menolak untuk memberikan uang kepada pelaku.

Atas penolakam tersebut, korban kerap mendapat ancaman dari pelaku untuk memukul korban.

"Dari hasil penyelidikan kami mendapat info bahwa pelaku kembali mengancam kedua orang tuanya dengan menggunakan pisau dapur, setelah kami mendapat info tersebut kami langsung bergerak ke Jl Sungai Musi dan berhasil mengamankan pelaku beserta pisau yang digunakan pelaku," kata Kanit Resmob Polree Ipda Achmad Alfian dalam rilisnya, Selasa (14/5/2019)

Lanjutnya, dari hasil interogasi, Samsul Bijai sebagai pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan tindak pidana tersebut dan dari keterangan pelaku, perbuatannya tersebut dipicu lantaran pelaku meminta uang senilai Rp 1,5 juta dengan alasan akan digunakan pelaku untuk ongkos jalan sebab pelaku bermaksud untuk merantau ke jakarta.

"Selanjutnya pelaku bersama dengan barang bukti kami amankan dan dibawa ke Polres Bone guna proses hukum lebih lanjut," ujar Ipda Achmad Alfian N.

Sementara itu Korban Pudding mengatakan kalau sudah beberapa malam ini dirinya tidak pernah menginap dan makan sahur dan buka puasa di rumahnya karena jiwanya merasa terancam sehingga ketakutan.

"Sudah beberapa malam ni saya tidak pernah buka puasa dan sahur serta menginap di rumah karena saya takut sebab ia selalu mencari saya dan mau membunuh saya. Awalnya ia meminta uang tetapi saya tidak punya uang sehingga Bijai marah-marah dan menghancurkan sejumlah perabotan di rumah," jelas Pudding yang kesehariannya hanya menjual ikan.(TribunBone.com)

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved