Pulihkan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, Bustamin Harap Kucuran Rp 11 Miliar

Pemberhentian Direktur RSUD Lanto itu tertuang dalam surat nomor 163/2019/ Tentang Pemberhentian dr Iswan Sanabi

Pulihkan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, Bustamin Harap Kucuran Rp 11 Miliar
ikbal/tribunjeneponto.com
elaksana Tugas RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto drg Bustamin SKG, M.Kes 

TRIBUJENEPONTO.COM, BINAMU - Bupati Jeneponto Iksan Iskandar memberhentikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg Pasewang, dr Iswan Sanabi.

Hal itu disampaikan Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin didampingi Ketua Persi Sulsel Dr. dr. Khalid Saleh, Sp.PD-KKV dalam konferensi pers di Cafe 88, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sabtu (11/5/2019) malam.

Pemberhentian Direktur RSUD Lanto itu tertuang dalam surat nomor 163/2019/ Tentang Pemberhentian dr Iswan Sanabi dari Jabatan Administrator Eselon III A Dalam Lingkup Pemerintah kabupaten Jeneponto.

Sementara yang menggatikan dr Iswan Sanabi yakni drg Bustamin yang tertuang dalam surat nomor 800/470/BKPSDM/V/2019 Surat Perintah Pelaksana Tugas drg Bustamin SKG, M.Kes

Ditemui di rumahnya, Plt direktur RSUD Lanto Dg Pasewang, drg Bustamin mengaku akan melakukan langkah-langkah kongkrit untuk membuat rumah sakit Lanto lebih baik kedepannya.

"Tentu mengembalikan rumah sakit ini membutuhkan waktu. Namun ini kita akan melakukan tiga hal yang kita anggap sangat urgen," kata drg Bustamin keTribunJeneponto.com, Minggu (12/5/2019) malam.

"Yang pertama mengembalikan kepercayaan para pegawai rumah sakit terhadap manejemen, kedua mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit dan yang terakhir mengembalikan kepercayaan rekanan kepada kita," jelasnya.

Selain itu Plt dirut RSUD Lanto Dg Pasewang itu mengaku telah menjemput obat untuk kebutuhan di rumah sakit.

"Hari ini kita sudah menjemput obat di Makassar, totalnya itu sekitar 70 persen dari kebutuhan obat kita," ungkapknya

Ia menambahkan pelayanan akan dipulihkan 100 persen jika semua obat yang menjadi kebutuhan masuk semua.

"Insya Allah kita ini sudah mulai bekerja, hari Selasa atau Rabu semua obatnya rampung dan pelayanan terhadap masyarakat secepatnya kita buka semua," tandasnya

Untuk mengatasi kondisi yang sama yakni kekosongan obat, drg Bustamin akan melakukan perbaikan sistem termasuk memperkecil rekanan yang selama ini terdapat 64 rekanan yang ada di RSUD Lanto dg Pasewang Jeneponto.

Selain itu, ia berharap dana sebesar Rp 11 miliar di kas daerah segera dapat dicairkan agar dapat digunakan untuk kemajuan rumah sakit.

"Kita sudah rapat dengan bendahara tadi dan SPJ segera dirampungkan agar uang yang ada di kas dapat segera kita cairkan. Sehingga hutang kita direkanan juga kita akan bayarkan," tutupnya. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved