VIDEO: Kondisi Terkini Kantor Unit Metrologi Legal Disperindag Enrekang PascaKebakaran

Kantor Unit Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperinda) Enrekang masih dipasangi garis polisi.

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Tiga hari pascaterbakar Rabu (10/4/2019) lalu, Kantor Unit Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperinda) Enrekang masih dipasangi garis polisi.

Garis polisi dipasang mengelilingi areal gedung. Sehingga masyarakat dilarang melintas atau masuk ke gedung tersebut.

Pantauan TribunEnrekang.com, Sabtu (13/4/2019) siang, kondisi gedung saat ini sangat memprihatinkan.

Terlihat sisa-sisa peralatan seperti alat ukur, AC dan genset yang telah hangus dilahap si jago merah.

Menurut Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji, hingga kini pihaknya masih menyelidiki penyebab utama terjadinya kebakaran di gedung tersebut.

"Saat ini kita masib selidiki, tim Labfor masih bekerja mencari penyebabnya," kata Ibrahim Aji.

Sebelumnya, Sekretaris Disperindag Enrekang, Muh Tamar Taki, mengatakan kerugian akibat kebakaran di kantor yang baru digunakan Disperindag sejak 2019 itu mencapai Rp 1,138 miliar.

Banyaknya kerugian tersebut lantaran gedung itu baru saja dimasukkan alat-alat berupa alat kemetrologian, seperti bigur, alat ukur takar timbang (UTTP) dan perlengakapannya.

"Kerugian capai Rp 1,138 miliar, karena kita baru saja masukkan alat senilai Rp 738 juta yang dananya dari DAK 2018, sementara untuk bangunan dan kelengkapannya seperti AC estimasi kerugiannya capai Rp 400 juta," ujar Muh Tamar Taki.

Sedangkan, Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Enrekang, Edy Muchtar mengatakan kantor tersebut sebenarnya belum dioperasikan secara maksimal lantaran baru alat yang ada.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved