ILC TV One
Jawaban Karni Ilyas Saat Diprotes Terlalu Sering Undang Fadli Zon ke ILC TV One 'Apa Salah Kami?'
Jawaban Karni Ilyas Saat Diprotes Terlalu Sering Undang Fadli Zon ke ILC TV One 'Apa Salah Kami?'
Jawaban Karni Ilyas Saat Diprotes Terlalu Sering Undang Fadli Zon ke ILC TV One 'Apa Salah Kami?'
TRIBUN-TIMUR.COM - Inilah era kebebasan berpendapat!
Presiden ILC TV One, Karni Ilyas, melayani netizen yang protes karena ILC TV One dianggap keseringan mengundang Fadli Zon.
Dan Karni Ilyas melayani pertanyaan itu.
Baca: Rocky Gerung Tur Eropa & Amerika, Siapa Perempuan di Sampingnya Ini? Bahas Presiden Akal Sehat
Baca: Ustadz Adi Hidayat Sebut Ustadz Abdul Somad Dukung Capres 02, Fakta atau Hoax? Ini Reaksi UAS
Baca: Akibat Pernyataan Politik Uang Akbar Faizal di ILC TV One, Abd Malik: Bawaslu Wajo Panggil 12 Orang
Pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas menjawab protes warganet terkait acara yang ia bawakan.
Hal ini disampaikan Karni Ilyas melalui Twitter miliknya, @KarniIlyas, Minggu (7/4/2019).
Karni Ilyas menjawab protes warganet yang menyebut acaranya berat sebelah lantaran kerap mengundang anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon.
"Merasa netral tp yg di undang fadlizon ga pernah absen," tulis akun Twitter @bambangmulyono2.
Menjawab protes tersebut, Karni Ilyas menyebut pihaknya telah mengundang kedua kubu, baik kubu Joko Widodo maupun kubu Prabowo.
Namun, kata Karni Ilyas, kubu Prbaowo sering mengirim Fadli Zon sebagai juru bicara tim mereka.
"Kami mengundang kubu 01 dan kubu 02 sama banyak. Nah, kalau tim kampanye kubu 02 sering mengirim juru bicaranya Fadli Zon, apa salah kami?," jawab Karni.

kicauan Karni Ilyas tanggapi netizen yang protes soal Fadli Zon, Minggu (7/4/2019) (Capture Twitter @karniilyas)
Sebelumnya, anggapan bahwa Karni Ilyas dan tvOne yang memihak paslon tertentu juga menjadi perbincangan.
Pasalnya, di tahun 2014, tvOne telah memenangkan pasangan capres yang salah berdasarkan quick count.
Melalui program ILC, Karni Ilyas juga pernah memberi klarifikasi terkait hal tersebut pada Selasa (29/2/2019) malam.
Klarifikasi itu dia sampaikan karena banyak publik yang mempermasalahkannya, terutama di media sosial.