Kisah Mumi Lady Dai yang Masih Bisa Diotopsi Setelah 2.100 Tahun Kematiannya
Kisah Mumi Lady Dai yang Masih Bisa Diotopsi Setelah 2.100 Tahun Kematiannya
TRIBUN-TIMUR.COM - Kisah mumi Lady Dai yang Masih Bisa Diotopsi Setelah 2.100 Tahun Kematiannya
Mumifikasi atau pengawetan mayat yang dilakukan dibanyak wilayah mesir memang sudah sangat terkenal.
Tak hanya manusia, hewan pun tak luput di jadikan mumi.
Sosok mumi berikut dianggap sebagai salah satu mumi terbaik yang diawetkan di dunia.
Meski wajahnya tampak bengkak dan cacat, kulitnya masih lunak untuk disentuh, tidak ada tanda-tanda rigor mortis (kaku mayat) yang tampak.
Baca: Teriakkan Nama Capres Saat Nonton Tinju, Warga Burau Luwu Timur Tewas
Baca: Heboh Hadiahkan Jet Pribadi untuk Anak, Ini Sumber Kekayaan Harvey Moeis, Suami Sandra Dewi
Baca: Terima SK CPNS dari Kemenpora, Begini Reaksi Liliyana Natsir dan Eko Yuli Irawan
Lengan dan kakinya juga masih bisa bengkok. Bahkan, organ internalnya masih utuh dan masih ada darah di pembuluh darahnya.
Mumi lainnya cenderung hancur pada gerakan sekecil apa pun. Tidak dengan mumi Lady Dai.

Dikutip dari laman Amusing Planet, dokter bahkan masih bisa melakukan otopsi lebih dari 2.100 tahun setelah kematiannya.
Ini membuat mereka tidak hanya mampu merekonstruksi kematiannya, tetapi juga hidupnya.
Dokter bisa menentukan golongan darahnya, yakni bertipe A.
Otopsi Lady Dai boleh dibilang profil medis paling lengkap yang pernah dikompilasi pada individu kuno.
Lady Dai, atau Xin Zhui, adalah istri aristokrat dari bangsawan Dinasti Han, Li Cang.
Tidak diragukan lagi dia menjalani kehidupan yang mewah — makamnya dipenuhi kemewahan yang hanya bisa dilakukan oleh orang kaya di zamannya.
Hal itu termasuk pakaian sutra bersulam indah, rok, sarung tangan mungil, kantong sutra yang diisi dengan berbagai bumbu, bunga yang harum, kotak-kotak kosmetik, alat musik dan patung musisi, serta lebih banyak barang-barang lainnya.
"Benda-benda ini menunjukkan Lady Dai hidup mewah, yang sangat dia nikmati," kata Willow Weilan Hai Chang, direktur Galeri Institut Tiongkok di New York City pada tahun 2009 lalu.
Baca: Mau Jual Hp Bekas Oppo dan Vivo?, Joy Exchange di MTC Karebosi Siap Beli dengan Harga Tinggi
Baca: TRIBUNWIKI: #AmplopLuhutAdaMaunya Jadi Trending, Ini Profil dan Karir Menko Luhut Panjaitan
Baca: Babak Kedua Link Live Streaming Persebaya Vs Madura United Indosiar meTube.id di Piala Presiden 2019