Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Google Doodle Rayakan Hari Lahir Seiichi Miyake, Siapa Dia?
Tanpanya membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan jalan dan seringkali lebih mengandalkan orang lain untuk membantu dirinya.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Google Doodle hari ini merayakan hari ulang tahun sang penemu dari Jepang, Seiichi Miyake.
Keinginannya untuk membantu teman dekat berubah menjadi inovasi yang secara drastis meningkatkan cara parayang tunanetra menavigasi ruang publik di seluruh dunia.

paving taktil
Dilansir dari, Express.co.uk, Seiichi Miyake menciptakan paving taktil - atau blok Tenji, seperti yang awalnya dikenal.
Pada 1965, ia menghabiskan uangnya sendiri untuk menciptakan balok-balok untuk membantu seorang teman yang memiliki keterbatasan.
Tujuan dari blok adalah untuk memperingatkan orang-orang tunanetra ketika mereka mendekati bahaya.
Lingkaran berarti bahaya yang akan datang, seperti ujung trotoar atau platform kereta api, dan juga dapat menunjukkan tengara seperti halte bus.
Garis lurus berfungsi seperti kompas yang mengarahkan orang ke arah yang benar dengan aman.
Tunanetra dapat menggunakan blok taktil menggunakan tongkat, bantuan anjing pemandu atau merasakannya melalui sepatu mereka.
Meskipun ubin telah diproduksi dalam berbagai warna, mereka sering berwarna kuning untuk membantu pengguna yang sebagian buta.
Blok pertama kali diperkenalkan di jalan dekat Sekolah Okayama untuk Tunanetra di Kota Okayama, Jepang pada tahun 1967.
Penggunaannya secara bertahap menyebar, sebelum mereka diwajibkan dalam Kereta Api Nasional Jepang satu dekade kemudian.
Panduan suara untuk tunanetra juga diwajibkan pada saat itu.
Namun, tidak sampai tahun 1990-an penemuan Miyake menjadi hal biasa di negara-negara barat seperti Inggris, Amerika Serikat dan Kanada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/seiichi-miyake-5.jpg)