Kejati Sulteng Tarus Dalami Kasus Korupsi Dana Alkes di Poso

Proses penyidikan kasus korupsi dana alat kesehatan (Alkes) di Kabupaten Poso, terus didalami Kejati Sulteng.

Kejati Sulteng Tarus Dalami Kasus Korupsi Dana Alkes di Poso
TRIBUNPALU.COM/MUHAKIR TAMRIN
Kasi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat Kejati Sulteng Sainuddin 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Proses penyidikan kasus korupsi dana alat kesehatan (Alkes) di Kabupaten Poso, terus didalami Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng.

Sebelumnya, Desember 2018 lalu, Kejati Sulteng telah menetapkan satu tersangka, yaitu seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) inisial S di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Poso, Sulteng.

Diketahui, penetapan tersangka S itu karena terlibat dalam dugaan korupsi dana Alkes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso.

Baca: Kejari Luwu Jemput Paksa Terpidana Kasus Penebangan Pohon

Baca: Penyebab Facebook, WhatsApp, Instagram Down Bukan Akibat Serangan DDoS, Kapan Pulih?

Baca: Bingung Daftar BUMN Rekrutmen 2019? Nih Cara Pendaftaran rekrutbersama.fhcibumn.com Biar Tak Keliru

Yakni, proyek pengadaan instalasi perawatan, instalasi ICU dan instalasi penunjang medis.

Proyek itu dilaksanakan oleh PT. PE dan PT. EPM Tbk menggunakan APBN Tahun 2013.

Kasi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat Kejati Sulteng, Sainuddin mengatakan, pendalaman penyidikan terus dilakukan oleh penyidik.

Kemungkinan adanya tersangka baru, kata dia, itu tergantung hasil pendalaman.

"Kalau memang ada tersangka atau ada orang lain yang berpotensi untuk menjadi tersangka, ya pasti dijadikan tersangka," ujarnya, Kamis (14/3/2019).

Pendalaman penyidikan yang dilakukan termasuk tentang ketugian negara yang diakibatkan, perbuatan melawan hukumnya.

Untuk saat ini, pasal yang disangkakan adalah UU RI tentang Tipikor pasal 2 subsider pasal 3 jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

Halaman
12
Penulis: Muhakir
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved