Sidang Pelanggaran Pidana Pemilu, Kuasa Hukum Sofyan Syam Ajukan Keberatan

Kuasa Hukum Putra Bupati Pangkep, H Sofyan Syam, Sulfikar mengajukan keberatan terkait proses kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu

Sidang Pelanggaran Pidana Pemilu, Kuasa Hukum Sofyan Syam Ajukan Keberatan
TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Suasana sidang di dalam kantor Pengadilan Negeri Pangkajene, Selasa (12/3/2019). Putra Bupati Pangkep, H Sofyan Syam disidang dalam kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu tentang adanya masa kadaluwarsa penanganan kasus Pidana Pemilu. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE -- Kuasa Hukum Putra Bupati Pangkep, H Sofyan Syam, Sulfikar mengajukan keberatan terkait proses kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu tentang adanya masa kadaluwarsa penanganan kasus Pidana Pemilu.

"Terkait dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) melewati melampaui batas waktu," kata Sulfikar di Pengadilan Negeri Pangkajene, Selasa (12/3/2019).

Dia menilai, dalam proses Pidana Pemilu memiliki batas-batas waktu, baik proses penyidikan maupun pelimpahan berkas ke pengadilan.

Baca: 305 Personil Brimob Bone Periksa Kesehatan

Baca: Wakil Bupati Sinjai Minta Aparat Desa Ketahui Visi Misinya

Baca: Jamaah Haji di Palu Jalani Pemeriksaan Tahap 2

"Iya, saat ini kami menunggu tanggapan dari JPU terkait keberatan yang kami ajukan, selanjutnya menunggu putusan sela," ujar Sulfikar.

Sementara Jaksa Penuntut Umum, Syamsinar mengatakan, pernyataan itu memang dari penasehat hukum H Sofyan Syam. Syamsinar menilai, tentang kadaluwarsa itu sudah sesuai, aturan Peraturan Bawaslu.

"Jadi proses sudah sesuai, sebelum 1x24 jam dari Bawaslu, perkara ini sudah ke penyidik ditangani, lalu ke Kejaksaan," kata Syamsinar.

Perdana sidang dugaan pelanggaran pidana pemilu ini dimulai kemarin, Senin 11 Maret 2019, dan sempat tertunda.

Ketua Pengadilan Negeri Pangkep Farid Hidayat Sopamena mengatakan, sidang kasus dugaan pelanggaran pemilu tersangka Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Sofyan Syam ditunda, karena majelis hakim masih mendalami berkas dakwaan.

“Sidang ditunda dengan agenda sidang eksepsi dari penasihat hukum Sofyan," kata Farid.

Sidang tersebut dipimpin majelis hakim Dwi Hatmodjo, Andi Imran Makkulau, dan Fajar Pramono.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pangkep menuntut Sofyan Syam dengan pasal 493 jo pasal 280 ayat 2 huruf f jo pasal 1 angka 35 UU RI nomor 07 tahun 2017 tentang Pemilu dengan nomor register perkara PDM-01/EUH.1/PEMILU/02/2019.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved