Keluarga Korban Pembunuhan di Ponci Bulukumba Minta Polisi Objektif

Hingga memasuki minggu kedua, pasca kasus pembunuhan itu terjadi, Jumat (1/3/2019) lalu, keluarga korban meminta polisi tetap objektif.

Keluarga Korban Pembunuhan di Ponci Bulukumba Minta Polisi Objektif
firki/tribunbulukumba.com
Syahrul (23), tewas setelah dikeroyok Alif. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pembunuhan Syahrul (23), di Desa Ponci, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, menyisahkan luka mendalam bagi kerabatnya.

Hingga memasuki minggu kedua, pasca kasus pembunuhan itu terjadi, Jumat (1/3/2019) lalu, keluarga korban meminta polisi tetap objektif.

Hal tersebut disampaikan salahsatu kerabat korban, Faiz, Senin (11/3/2019).

"Semoga aparat bisa kerja objektif dan tanggung jawab, agar rasa keadilan terpenuhi untuk kekuarga. Kemudian, karena kasus ini adalah 'Pembunuhan Berencana' (KUHP Pasal 340)," kata dia.

Olehnya, Faiz berharap, pelaku harus di hukum setimpal sesuai dengan bunyi pasal tersebut dan demi tercapainya kepastian hukum.

"Maaf-maaf saja, karena saat ini adalah momentum kepentingan politik, maka jangan sampai ada oknum-oknum tertentu yang terlibat dengan tujuan meringankan hukuman pelaku. Kita ikuti proses hukum saja," harapnya.

Semoga dengan tegaknya kepastian hukum, kata dia, tidak lagi dipertontonkan kasus kekerasan di kabupaten Bulukumba.

Pasalnya, akhir-akhir ini, marak terjadi kasus kekerasan di Butta Panrita Lopi, julukan Bulukumba.

Olehnya, ia berharap Pemkab Bulukumba seharusnya mengambil langkah-langkah, atau inisiatif untuk mencegah banyaknya persoalan kekerasan yang terjadi di tempat umum.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra, yang dikonfirmasi terkait kasus ini, menjelaskan, bahwa kasus tersebut masih terus berjalan.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved