Polsek Rantepao Bubarkan Pemuda Gelar Tarian Jinggo-Jinggo di Tallunglipu Toraja Utara

Personel Polsek Rantepao membubarkan sekelompok pemuda kedapatan menggelar tarian Jinggo-jinggo di Terminal Bolu

Polsek Rantepao Bubarkan Pemuda Gelar Tarian Jinggo-Jinggo di Tallunglipu Toraja Utara
Humas Polres Tana Toraja
Polsek Rantepao amankan pemuda gelar tarian Jinggo-jinggo di Terminal Bolu, Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Sulsel, Rabu (27/2/2019) dini hari. / Foto Humas Polres Tana Toraja. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Personel Polsek Rantepao membubarkan sekelompok pemuda kedapatan menggelar tarian Jinggo-jinggo di Terminal Bolu, Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Sulsel, Rabu (27/2/2019) dini hari.

Sebelumnya, tarian Jinggo-jinggo banyak dilaporkan karena dinilai meresahkan masyarakat sekitaran Kompleks Pasar Bolu Tallunglipu.

Sebab, digelarnya tariannya tersebut hingga larut malam dan bercampur antara laki-laki dan perempuan, merokok serta mengkomsumsi minuman keras (Miras) jenis ballo.

Baca: Beda Pilihan di Pilpres, Lihat Detik-detik Sandiaga Uno Berlutut Depan Jusuf Kalla, Baru Terjadi

Baca: Hasil Survei Elektabilitas Terbaru, PoliticaWave Rilis Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Maruf

Baca: Diduga Sebar Kampanye Jika Jokowi Terpilih, Tak Ada Lagi Azan, Tiga Emak-emak Resmi Jadi Tersangka

Goyang Dero Jinggo (Jinggo-jinggo) adalah trend baru sedang berkembang di Toraja, seperti hiburan malam yang dilaksanakan pemuda-pemudi setiap ada acara syukuran atau prosesi pernikahan (Rambu Tuka).

Taria Jinggo-jinggo mengikuti aliran musik remix atau lagu DJ yang menurut informasi berasal dari wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sehingga, di wilayah Toraja tarian tersebut sudah berkembang dan banyak diminati kalangan anak muda, bahkan sudah ada group Jinggo-jinggo terbentuk.

Berbagai tanggapan bermunculan menyikapi maraknya tarian tersebut yang dinilai dapat berdampak macam-macam ditimbulkan.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait mengatakan, kegiatan Jinggo-jinggo bukan budaya Toraja dan jajaran Polres tidak akan mengeluarkan izin acara yang menggelar tarian dero tersebut.

Dipimpin Kapolsek Rantepao, Kompol Marthen Buttu didampingi Panit I Reskrim Aiptu Albertus dan Timsus Polsek membubarkan pemuda yang mengelar tarian Jinggo-jinggo sambil minum ballo dan ditemukan sekitar 20 liter.

"Bersama anggota timsus Polsek Rantepao, kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap pemuda-pemuda yang kedapatan gelar tarian Jinggo-jinggo," ujar Kompol Marthen.

Sekaligus memberikan imbauan dan pembubaran agar segera pulang ke rumah masing-masing.

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

 

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

A

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved