Nurdin Abdullah: Masih Banyak Warga Sulsel Tinggal di Kompleks 'Mertua Indah'

Artinya, beberapa keluarga baru, masih banyak yang inap di rumah mertuanya. 'Ini disebabkan, harga rumah terus naik," kata NA sapaannya.

Nurdin Abdullah: Masih Banyak Warga Sulsel Tinggal di Kompleks 'Mertua Indah'
abdiwan/tribuntimur.com
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berfoto bersama dengan stakeholder REI Sulsel yang selama ini bekerja sama dalam memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Sulawesi Selatan. Plakat diberikan mulai dari PLN, BPN, Semen Tonasa, hingga beberapa perbankan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebelum membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah menyampaikan sambutan di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Minggu (24/2/2019).

Dalam sambutannya ia menyebutkan sebuah diksi kata yang disambut sorakan ratusan peserta rakerda.

Baca: Luwak White Koffie Punya Ribuan Mitra di Sulsel, Ganjar Hadiah Umrah

"Kompleks Mertua Indah memang masih banyak ditempati oleh masyarakat Sulsel," kata Bupati Bantaeng dua periode itu.

Artinya, beberapa keluarga baru, masih banyak yang inap di rumah mertuanya. 'Ini disebabkan, harga rumah terus naik," kata NA sapaannya.

Ia pun mengharapkan REI dan Dinas terkait melakukan kajian terkait persoalan tersebut.

Baca: TRIBUNWIKI: Empat Tempat Makan Jl Rusa Kota Makassar

"Bayangkan satu unit rumah bisa Rp 300 juta untuk tipe 36, belum lagi beberapa komponen administrasi. Terlalu mahal kasihan," kata Profesor Unhas itu.

Ia pun siap dikritik pedas melalui rekomendasi Rakerda dari pengurus DPD REI Sulsel.

Ketua DPD REI Sulsel, M Sadiq merespon hal tersebut.

"Kita gelar Rakerda ini untuk mengakomodir curhatan para anggota. Utamanya soal perizinan," kata Sadiq.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved