Jokowi Bicara Data, Prabowo Eksplorasi Kata

Sementara, calon presiden penantang, Prabowo Subianto, lebih normatif dalam penyampaian visi misi.

Jokowi Bicara Data, Prabowo Eksplorasi Kata
Tribunnews
Live Streaming Debat Pilpres 2019 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai mulai memperbaiki mekanisme dan mutu penyelenggaraan debat calon presiden (capres).

Dari sisi konten debat, petahana presiden, Joko Widodo lebih konkret menyampaikan apa saja yang telah dan akan dilakukan di masa pemerintahannya.

Sementara, calon presiden penantang, Prabowo Subianto, lebih normatif dalam penyampaian visi misi.

Petahana berbicara dengan data dan terlihat menguasai masalah.

Sementara penantang, karena bicara pada tataran konsep dan subtansi, akhirnya terlihat hanya mengeksplorasi kata-kata.

Jokowi memaparkan apa yang telah dilakukan pemerintahannya, dengan data, angka dan pencapaian terukur. Jokowi berjanji, di periode keduanya akan menuntaskan janji-janji kampanyenya.

Sedangkan Prabowo, memilih mengeritik inefisiensi biaya pembangunan bidang infrastruktur, sumber daya alam, pangan dan lingkungan hidup. Dia berjanji memperbaikinya saat mendapat kepercayaan publik, setelah dinyatakan menang di pemilu Rabu, 17 April 2019 mendatang.

Di masa 4 bulan kampanye pilpres, KPU menyiapkan lima babak debat.

Dua debat dari masing-masing pasangan kontestas (capres-cawapres), dua debat khusus capres dan satu debat khusus wakil presiden.

Mekanisme debat babak kedua (khusus capres), di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) tadi malam, dinilai mulai lebih baik dibanding debat debat babak pertama, Kamis (17/1/2019) lalu.

Halaman
123
Penulis: Muh Syahrul Padli
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved