Asisten III Sinjai Perintahkan Semua Humas OPD Terbuka ke Jurnalis

Ratnawati juga mengharapkan agar jurnalis di Sinjai dapat membantu Pemkab Sinjai dalam menginformasikan inovasi Bupati Sinjai A Seto Gadhista Asapa.

Asisten III Sinjai Perintahkan Semua Humas OPD Terbuka ke Jurnalis
samsul bahri/tribuntimur.com
Asisten III Pemkab Sinjai Ratnawati didampingi Kabag Humas Sinjai Muh Sabir Syur sedang membahas pentingnya peranan Humas OPD dan membangun kerjasama media di Kafe D'Arista Jl Persatuan Raya Sinjai, Rabu (13/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI UTARA- Pelaksana Tugas Asisten III Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ratnawati meminta para humas di setiap Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) harus aktif dan membuka ruang informasi kepada jurnalis.

Tujuannya agar masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan pemerintah. Sebab jika tertutup maka prestasi dan inovasi daerah tidak diketahui masyarakat.

Baca: Anggota Bawaslu Lutra Juga Selamati dan Doakan Tribun Timur di HUT ke-15

Baca: Beli Karpet Lewat Online Shop, Warga Asrama Kodim 1422 Maros Ditipu

" Jadi saya minta Pak Kabag Humas untuk komunikasika ke seluruh humas di masing-masing OPD kita. Dan humas di masing instansi pemerintah daerah juga tidak boleh tertutup dengan media, misalnya jika yang perlu dijawab maka harus dijawab secara proporsional," kata Ratnawati yang juga Kepala Pengelola Keuangan Daerah di Sinjai di hadapan wartawan di Sinjai di Rumah Makan D'Arista Jl Persatuan Raya Sinjai.

Dia juga mengharapkan kepada wartawan di Sinjai agar dalam pemberitaan kontrol agar tetap memperhatikan aspek keberimbangannya sehingga Pemkab Sinjai tidak dirugikan.

Baca: Pegawai Kemenag Sulsel Harapkan Tribun Timur Makin Terdepan

Ratnawati juga mengharapkan agar jurnalis di Sinjai dapat membantu Pemkab Sinjai dalam menginformasikan inovasi Bupati Sinjai A Seto Gadhista Asapa.

Menurutnya sejumlah inovasi yang sejak dilantik sebagi bupati telah dilakukan termasuk pelayanan perizinan nelayan sudah dibuka di Sinjai. Sehingga tidak perlu lagi nelayan ke Makassar antre dan menghabiskan tenaga dan materi ke Ibukota Provinsi itu.

Sementara salah seorang jurnalis di Sinjai bernama Sirajuddin mengharapkan seluruh instansi di Sinjai tetap bisa memberikan informasi yang baik.

"Banyak instansi milik Pemkab di Sinjai sangat susah diakses informasi publiknya. Dan ada yang bahkan biasa menolak beritanya diekspos. Belum lagi jika ada berita sorotan, pejabat susah dijawab," kata Sirajuddin.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri @Sambah Sambahri

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved