Saling Ejek di Media Sosial, Siswi Maros Berkelahi di PTB Maros

Kedua siswi yang terlihat mengejek di dalam video itu merupakan siswi kelas 1 SMPN 1. Sementara yang diejek, merupakan siswi kelas 3 SMP PGRI 2.

Saling Ejek di Media Sosial, Siswi Maros Berkelahi di PTB Maros
handover
Beredar video pengeroyokan terhadap siswa SMP di area kawasan kuliner Pantai Tak Berombak (PTB) Kecamatan Turikale, Maros, Senin (11/2/2019). 

TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Video aksi perkelahian yang melibatkan siswi SMP viral di media sosial. Video berdurasi 29 detik tersebut mulai beredar sejak Minggu kemarin.

Perkelahian berujung pengeroyokan tersebut terjadi di kawasan kuliner Pantai Tak Berombak (PTB), Kecamatan Turikale, Maros.

Baca: Siswi SMP di Maros Berkelahi di PTB, Begini Reaksi Dinas PPPA

Baca: VIDEO: Kesaksian Penjaga Lods Saat Pencurian di Pasar Sentral Majene

Awalnya mereka saling ejek usai mengikuti gelaran Safety Reading Polres Maros di lapangan Pallantikang. Aksi tersebut melibatkan siswi SMP Negeri 1 Turikale dan Siswi SMP PGRI 2 Maros.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 1 Turikale, Jabaruddin, Senin (11/2/201 membenarkan aksi perkelahian tersebut melibatkan siswinya. Jabar juga sudah melihat rekaman video tersebut.

Baca: Rumah Ketua MUI Sulsel Dilempar, Jendela Kaca Pecah

Kedua siswi yang terlihat mengejek di dalam video itu merupakan siswi kelas 1 SMPN 1. Sementara yang diejek, merupakan siswi kelas 3 SMP PGRI 2.

"Benar. Yang mengeroyok itu siswi kami yang masih duduk di kelas 1. Kalau yang dikeroyok, siswi kelas 3 SMP PGRI 2. Awalnya, mereka saling ejek," katanya.

Namun karena cara mengejeknya keterlaluan, akhirnya para siswa naik pitam dan langsung mengeroyok.

Baca: Denpom Amankam Anggota Kopassus Gadungan di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar

Pihak sekolah sudah berusaha memediasi kedua pihak, termasuk orangtua siswi. Hasilnya keduanya berdamai dan memaafkan.

Meski begitu, pihak sekolah sangat menyayangkan peristiwa yang menciderai dunia pendidikan tersebut.

"Kami sudah mempertemukan semua pihak, termasuk memanggil orangtuanya. Mereka sudah berdamai. Mereka ini sebenarnya berteman. Sangat disayangkan," katanya.

Baca: FOTO: Alumni Tribun Timur Ikut Ramaikan HUT Tribun Timur ke-15

Untuk proses mediasi, pihak sekolah menggandeng pihak perlindungan anak.

Dia menjelaskan, aksi saling ejek mulai terjadi di media sosial. Aksi saling ejek pun berlanjut saat bertemu di area PTB.

"Mereka ngaku mulai saling ejek di media sosial. Makanya saat bertemu, mereka akhirnya berkelahi. Mereka masih sangat labil," katanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved