Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Terbaru Data Korban Banjir dan Longsor di Sulsel, 30 Meninggal dan 25 Hilang

"Data ini sementara dan kemungkinan berubah karena pendataan masih dilakukan oleh BPBD dan unsur lainnya," lanjut Sutopo.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul
tribun timur/muhammad abdiwan
Tampak sejumlah petugas gabungan dari Basarnas, BPBD Kota/Provinsi, Tim SAR, mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kompleks Perumnas Antang Blok 10, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Penanganan banjir, longsor dan puting beliung yang menerjang wilayah Sulawesi Selatan terus dilakukan.

Evakuasi, pencarian, penyelamatan korban dan penanganan pengungsi serta masyarakat yang terdampak banjir terus diintensifkan.

Dibeberapa tempat banjir mulai surut. Debit aliran dari Bendungan Bili-bili juga makin berkurang.

Baca: Karebosi Condotel Hadirkan Tiga Menu Baru, Harga Mulai Rp 22 Ribu

Baca: KPKP-ST Bantu Pemulihan Ekonomi Bagi Kelompok Usaha Perempuan Sigi-Donggala

Baca: Rumah Terendam Banjir, Warga Perumahan Bung Permai Mengungsi ke Masjid dan Kantor Lurah

Hingga H+2, Kamis (24/1/2019) berdasarkan pendataan dampak bencana yang dilakukan oleh Pusdalops BPBD Sulawesi Selatan, tercatat 78 desa terdampak bencana di 52 kecamatan.

Itu tersebar di 10 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Janeponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap dan Bantaeng.

Baca: Viral di Grup WhatsApp (WA), Video Pelajar SMA Berzina, Durasi 6 Menit 59 Detik

Sebanyak 30 orang meninggal dunia, 25 orang hilang, 47 orang luka-luka, 5.825 orang terdampak, 3.321 orang mengungsi, 76 unit rumah rusak ( 32 unit hanyut, 25 rusak berat, 2 rusak sedang, 12 rusak ringan, 5 tertimbun), 2.694 unit rumah terendam," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Lalu, 11.433 hektare sawah terendam banjir, 9 jembatan rusak, 2 pasar rusak, 6 unit fasilitas peribadatan rusak dan 13 unit sekolah rusak.

"Data ini sementara dan kemungkinan berubah karena pendataan masih dilakukan oleh BPBD dan unsur lainnya," lanjut Sutopo.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved