Ini Penyebab Abu Tours Bangkrut

Perusahan biro perjalanan haji dan umrah mulai merugi sejak 2016 hingga 2018 dengan total Rp 700 miliar.

Ini Penyebab Abu Tours Bangkrut
hasan/tribun-timur.com
CEO PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours), Hamzah Mamba, membeberkan keuntungan yang ia peroleh dalam memberangkatkan jamaah umrah saat dimintai keterangannya di ruang persidangan Pengadilan Negeri Makassar, Senin (14/01/2019). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - CEO PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours), Hamzah Mamba mengakui perusahan yang dikelolanya mengalami kerugian hampir Rp 700 miliar.

Baca: Di Hadapan Hakim, Bos Abu Tours Beberkan Strategi Gaet Ribuan Jamaah

Baca: Abu Tours Untung Rp 7 Miliar Sebulan Dipakai Cicil Apartemen dan Mobil Mewah

Baca: Isi Rekening Abu Tours Hanya Rp 2 Miliar, Kemana Rp 1,2 Triliun Milik 96 Ribu Calon Jamaah?

Perusahan biro perjalanan haji dan umrah mulai merugi sejak 2016 hingga 2018 dengan total Rp 700 miliar.

"Sejak 2016 merugi Rp 400 miliar," kata Hamzah Mambah.

Kerugian yang dialami karena subsidi untuk promo tidak terkontrol.

Banyak agen dan mitra yang menawarkan promo diluar dari pengawasannya.

Apalagi tawaran promo paket umrah yang ditawarkan lebih murah dibandingkan perusahaan travel lain yaitu sekitar Rp 14 sampai Rp 15 juta.

Sementara paket promo disebutkan hanya mampu membayar harga tiket pesawat yang fluktuatif. Sedangkan biaya lainnya, terutama visa dan akomodasi, ditanggung oleh perusahaan dengan skema subsidi silang.

Hamzah mengaku tetap mempertahankan promo pada 2016, meski merugi karena melihat persaingan harga dengan travel lain.

Hakim kemudian menanyakan sikap perusahan setelah mengalami kerugian.

Dijawab Hamzah, dengan menyiapkan planning dan mencoba mendatangi beberapa investor.

Salah satu investor yang ditemui dari Singapura, termasuk pemilik Bukalapak. Kala itu sejumlah investor tertarik untuk menanamkan sahamnya.

Tetapi waktu itu tiba-tiba batal karena kasus Abu Tours bermasalah dan menjadi sorotan publik.

Abu Tours tidak bisa berbuat apa-apa karena izin memberangkatkan jamaah juga dicabut oleh Kementerian Agama, sehingga para investor mengurungkan niatnya.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved