Gunung Ibu di Halmahera Meletus, Status Masih Waspada

"Namanya gunungapi aktif meski status Waspada dapat meletus setiap saat. Yang penting masyarakat berada di zona aman," tuturnya.

Gunung Ibu di Halmahera Meletus, Status Masih Waspada
HANDOVER
Gunung Ibu di Halmahera Meletus 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan Gunung Ibu yang berada di Halmahera Barat, Maluku Utara meletus ( 12/1/2019) sekitar pukul 17.12 wita.

"Berdasarkan Pos Pengamatan Gunung Ibu PVMBG, tinggi letusan 800 meter dari puncak kawah. Kolom abu vulkanik condong ke arah selatan," kata Sutopo dalam rilisnya.

Baca: Ini Alasan Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts Mundur & Pulang Kampung? Komen Sekretaris

Baca: TRIBUNWIKI: Dikenal Lewat IG @doyokjarot, Ini Profil Ahmad Gazali, Pemain di Jalangkote Rasa Keju

Baca: Aneka Motif dan Model Rok Dijual Rp 50 Ribu Per Lembar di MTC

Sutopo menyebutkan status tetap Waspada (level 2). Rekomendasi masyarakat dan pendaki tidak boleh melakukan aktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Masyarakat belum perlu mengungsi karena berada di luar zona berbahaya. Masyarakat telah memahami letusan ini dan tidak panik. Sebab hampir setiap hari terjadi letusan Gunung Ibu.

Kata Sutopo sejak 3 bulan terakhir Gunung Ibu hampir setiap hari meletus. Bahkan pada 10/1/2019 Gunung Ibu meletus 80 kali kejadian, guguran 18 kali kejadian dan hembusan 64 kali kejadian.

Baca: Jualan Lampu Tumblr di Sosmed, Mahasiswa UNM Ini Raih Omset Rp 200 Ribu Per Hari

Baca: Tuntut Pemekaran Provinsi Tana Luwu, IPMIL Raya Janji Bakal Gelar Aksi Lanjutan

Baca: Driver Taksi Online Ini Lecehkan dan Peras Penumpang, Ini Permintaannya pada Korban

"Namanya gunungapi aktif meski status Waspada dapat meletus setiap saat. Yang penting masyarakat berada di zona aman," tuturnya.

Sementara itu Gunung Anak Krakatau terus menunjukkan adanya penurunan jumlah letusan per harinya. Pada 12/1/2019 pukul 06.00 - 12.00 WIB, terjadi 4 kali letusan. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-100 meter dari puncak kawah.

PVMBG terus memantau aktivitas gunungapi. Masyarakat hendaknya selalu mentaati rekomendasi PVMBG karena PVMBG adalah lembaga resmi yang berwenang memantau dan memberikan peringatan dini terkait aktivitas gunungapi di Indonesia.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved